Google Arts & Culture Bisa Deteksi Wajah yang Sama dengan Lukisan Ternama

0
210
copyright©TheVerge

Fitur Baru, Google Arts & Culture Bisa Deteksi Wajah yang Sama dengan Karya Seni Ternama

Eratekno.com – Aplikasi Google Arts & Culture merupakan aplikasi yang menawarkan pengalaman mengunjungi museum virtual dari smartphone dengan antarmuka sederhana dan intuitif. Aplikasi ini menawarkan pengalaman menikmati koleksi karya seni dari berbagai wilayah.

Ingin mencakup pengguna yang lebih besar di samping penggemar seni dan sejarah, Google menghadirkan fitur baru yang memungkinkan pengguna mencocokan selfie mereka engan kayrya seni dari seniman ternama.

Dan benar saja setelah fitur baru ini di hadirkan melalui update, aplikasi Google Arts & Culture mendapatkan perhatian dari pengguna internah sehingga di kalim sebagai aplikasi gratis nomor satu di Google Play di Amerika Serikat.

Baca juga: Terinfeksi Malware, Google Tendang 60 Game dari Play Store !

Peningkatan popularitas ini juga di tandai dengan banyak unggahan di media sosial dari aplikasi tersebut. fitur ini sendiri memanfaatkan implementasi teknologi pengenalan wajah relative sederhana melalui pembelajran mesin.

Google telah bereksperimen dengan teknologi pengenalan wajah dan pencocokan lingkuangan dari tahun ke tahun, tak terkecuali Deep Dream. Eksperimen ini utamanya di tujukan untuk memperbaiki tipe pencarian gambar yang di tawarkan secara online.

copyright©Pinterest

Eksperimen teknologi ini saat ini telah di sederhanakan oleh Google dan di hadirkan ke dalam aplikasi dengan tujuan untuk lebih mendekatkannya dengan masyarakat. Tak hanya menyenangkan untuk digunakan, kehadiran fitur ini juga di harapkan mampu memicu ketertarika pengguna dalam mencari informasi terkait karya seni, seniman dan lokasi museum yang tengah memamerkannya.

Baca juga: Diblokir, eSports Jadi Pilihan Google Untuk Tembus Tiongkok

Sementara itu, Google sendiri sebelumnya juga menghapus sekitar 60 aplikasi yang mengandung malware pornografi dari Play Store setelah sebuah perusahaan riset keamanan menemukan kode malware tersebut. banyak dari game itu yang di tujukan untuk anak-anak.

Google sebenarnya memiliki fitur keamanan bernama Google Play Protect yang akan mengecek keamanan aplikasi saat hendak dipasang pada smartphone. Selain itu, Google Play Protect juga melakukan pemindaian berkala terhadap aplikasi-aplikasi berbahaya yang terpasang, kemudian menghapusnya.

Tak hanya itu saja, Google juga punya Family Link, sebuah program untuk keamanan keluarga yakni mengatur mana aplikasi yang bisa di pakai anak-anak dan mana yang tidak bisa di pakai.

     Baca juga Diam-Diam Google Akuisisi Startup yang Ubah Layar Smartphone Jadi Speaker