Kantongi 36 Juta Pelanggan Berbayar, Apple Music Alami Pertumbuhan Pesat

0
345
apple-music
copyright©9to5Mac

Bisa Jadi Nomor Satu di Amerika Serikat, Apple Musik Kini Telah Kantongi 36 Juta Pelanggan

Eratekno.com – Layanan streaming besutan Apple yakni Apple Music saat ini tercatat terus mengalami pertumbuhan. Dari data terbaru tercatat jika layanan ini memiliki 26 juta pelanggan berbayar di dunia.

Dengan catatan tersebut memperlihatkan pertumbuhan pesat layanan tersebut yang sebelumnya hanya mempunyai pelanggan 30 juta pada September 2017 lalu. Apple sendiri menyampaikan mengenai data terbarunya tersebut kepada the Wall Street Journal. Disebutkan jika pertumbuhan layanan mereka naik lebih cepat dibandingkan layanan Sporty di negara asalnya yakni Amerika Serikat (AS).

Jika nantinya pertumbuhan Apple Music terus menunjukan kestabilan, bukan tidak mungkin layanan tersebut bisa mendominasi pasar streaming musik di Negeri Paman Syam. ‘Menurut pernyataan dari sumber terkait, basis pelanggan Apple di AS tumbuh hingga 5 persen per bulan dan lebih baik jika dibandingkan dengan Sporty yang hanya tumbuh 2 persen. Jika nantinya pertumbuhan terus terjadi, bisa saja Apple menggantikan posisi Sporty di AS pada musim panas tahun 2018 ini’ laporan tertulis The Wall Street Journal.

Baca juga : Wajib Tau! Ini Dia 3 Penyebab Smartphone Meledak

Cukup diketahui Sporty sendiri sampai saat ini masih memimpin pasar dunia dengan layanan musiknya dengan pelanggan mencapai 70 juta berbayar. Jumlah tersebut didapati per Januari 2018 dan Sportys sendiri semakin kuat dominasinya karena memiliki layanan berbasis iklan dengan jumlah lebih dari 140 juta pengguna di seluruh dunia.

apple-music
copyright©digitaltrend

Sementara itu Sporty sendiri mulai ekspansi ke AS pada tahun 2011 silam, sedangkan Apple Music baru meluncur pada tahun 2015 secara serentak di 100 negara. Untuk berlangganan, kedua layanan ini menawarkan paket berlangganan untuk individu senilai 9,99 dollar AS, untuk pelajar 4,99 dollar AS dan untuk keluarga 14,99 dollar AS.

Baca juga : Duolingo, Aplikasi Belajar Bahasa Korea Secara Gratis

Diketahui pula jika layanan musik streaming besutan Apple sendiri mendapatkan keuntungan karena layanan ini menjadi aplikasi bawaan pada ratusan juta iPhone dan iPad. Selaian itu layanan ini juga tersedia pada Mac, PC, Android, Apple Watch, Apple TV, serta kendaraan yang dilengkapi CarPlay, Sonos dan HomePod. Sedangkan orang yang mempunyai peran besar dalam kehadiran dan pertumbuhan layanan music milik Apple ini yakni Jimmy Lovine.

Dia bergabung dengan Apple sejak tahun 2014 melalui akusisi terhadap Beats Electronic. Sebelum diakusisi Apple, beats sendir merilis layanan streaming musik yang menjadi dasar terbentuknya Apple Music. Sedangkan Lovine sendiri diketahui memiliki peran penting dalam mengembangkan layanan streaming musik Apple ini.

Baca juga : Chipset ReefShark Diluncurkan Nokia Untuk Mendukung Jaringan 5G, Seperti Apa?