Aplikasi Uber Bakal Tutup Dua Minggu lagi, Kenapa ?

0
247
[email protected]

Benarkah Aplikasi Uber Bakal Tutup Dua Minggu lagi ?

Eratekno.com – Setelah beredar kabar mengenai akuisis Uber oleh Grab di wilayah Asia Tenggara, akhirnya Grab yang mengumumkan pernyataan resmi yang membenarkan adanya kabar akuisisi tersebut. dalam pernyatan tersebut, Grab yang menjelaskan layanan operasional Uber di seluruh wilayah Asia Tenggara yang bakal dinaungi di bawah kendali dari Grab.

Baca Juga : Mudah Banget, Begini Cara Ikutan Facebook Puberty Challenge, Tampilkan Foto Jadul dan Sekarang !

Bukan itu saja, menurut keterangannya, akuisisi tersebut dipastikan bakal menelantarkan aplikasi Uber. Belum lama ini mencuat kabar dari laman AsiaOne yang dikutip dari TeknoLiputan6, Senin (26/3/2018), dimana apliaksi Uber yang bakal berhenti beroperasi di Asia Tenggara dalam kurun waktu dua minggu yang akan datang. Tepatnya pada 8 April 2018.

[email protected]

Dalam pengumumannya, Grab yang mengatakan tak akan ada perubahan dalam waktu dekat ini. Untuk layanan operasional yang masih terus berjalan seperti biasa, hanya proses penggabungan platform Uber dan Grab. “Pengguna bisa mendapatkan layanan yang lebih baik dan lebih banyak pengemudi, serta pilihan transportasi tersedia dalam satu aplikasi,” kata Grab.

Baca Juga : Serangan Siber, Malware Android ini Menyamar Mirip Aplikasi Uber !

Maksunya, pengguna setia Uber di Asia Tenggara, seperti di Indonesia, Kamboja, Malaysia, Myanmar, Thailand, Singapura dan Vietnam untuk menggunakan layanan ini harus menggunakan apliaksi Grab. Dimana ada waktu dua minggu untuk digunakan perpindahan driver Uber ke platform Grab. Setelah itu, Grab juga akan meminta kepada pengguna Uber untuk mengunduh aplikasi Grab, jika untuk menggunakan layanan transportasi di Asia Tenggara. Maksudnya, layanan Uber yang hanya akan tersedia untuk di luar Asia Tenggara.

Kepada AsiaOne, Grab yang mengungkapkan tidak akan ada yang berubah mengenai struktur tarif yang terkait adanya penggabungan dua aplikasi tersebut. dimana untuk tarif Grab yang bakal dihitung berdasarkan jarak dan juga tujuan misalnya, seperti tingginya permintaan, atau kondisi lalu lintas tersebut, dan juga perkiraan waktu jarak tempuh.

Terkait data pengugna aplikasi Uber, diumumkan pula jika informasi akun pengguna Uber juga masih dapat dipertahankan. Disini yang dimaksud ialah pengguna Uber juga masih dapat melihat perjalanan serta peringkat sebelumnya di aplikasi Uber. Namun akun Uber ini bakal terus aktif dan dapat dipakai di negara manapun, tempat Uber beroperasi. Pastinya di luar Asia Tenggara.

Baca Juga : Diprediksi Akan Hadir Tahun 2018, Berikut 5 Teknologi Canggih Itu!