Awas, Ini Bahaya Menonton Film Hot di Smartphone Android !

0
1178
copyright©

Inilah Bahaya Menonton Konten Hot di Ponsel Android !

Eratekno.comKaspersky Lab, merupakan perusahaan keamanan siber asal Rusia, yang menyampaikan pesan untuk para pengguna smartphone Android di dunia agar tak mengakses konten atau film panas sembarangan.

Sebab, menurut riset timnya di 2017 lalu, konten hot tersebut yang kerap kali digunakan sebagai umpan bagi para kriminal di dunia maya untuk menyebarkan malware atau biasa disebut program jahat.

Baca Juga : Inilah Daftar Smartphone Terbaik yang Paling Ditunggu di Paruh Pertama 2018 !

Sebuah riset Kaspersky yang diluncurkan belum lama ini telah menemukan setidaknya 1,2 juta pengguna Android yang menyisipkan program jahat atau malware yang disembunyikan dalam film hot selama 2017.

[email protected]

sehingga para peretas, dapat menggunakan aplikasi film hot untuk memancing para pengguna ANdroid kemudian menyematkan malware ke dalam ponsel mereka, jelas Kaspersky.

Di tahun lalu, sudah lebih dari sejuta gadget Android yang menjadi korban dari malware melalui modus tersebut sehingga hal tersebut dapat mengakibatkan kerugian yag mencapai sekitar 892.000 dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp 12,7 miliar.

Didalam aplikasi media sosial yang lain , Twitter yang juga telah ditemukan sebuah jaringan dari sekitar 90.000 bots yang berfungsi untuk menyebarkan sebuah tautan-tautan film panas, sehingga tautan tersebut mengarahkan untuk pengguna mengklik ke website yang berisi malware atau program jahat.

Kaspersky yang menemukan 23 tipe malware berbeda yang dibuat secara khusus untuk aplikasi Android dari semunya yang mengandalkan konten film hot sebagai umpan. Dimana malware-malware tersebut antarai lain ransomware dan trojan yang bertugas mengambil informasi sensitif seperti rekening bank.

Baca Juga : 3 Smartphone Anyar Besutan Gionee Bakal Sambangi Indonesia !

Tipe malware Trojan, umumnya berjalan dengan cara mengklik sebuah tautan atau iklan tanpa sepengetahuan pengguna ponsel. Dengan cara tersebut, para peretas akan memperoleh uang dari iklan yang diklik, yang mengakibatkan baterai cepat habis atau paket kuota internet juga menjadi korban.

Sedangkan untuk ransomware yang umumnya bersembunyi didalam aplikasi hot palsu kemudian akan mengubah password-password yang berada dalam ponsel pengguna. Dimana korban akan diminta tebusan apabila ingin passwordnya dikembalikan.

Baca Juga : Alasan Kenapa Android Jaman Sekarang Tidak Perlu Root Lagi