Browser Chrome Tandai Situs HTTP Sebagai “Tidak Aman” Kenapa ?

0
271
[email protected]

Browser Chrome Tandai Situs HTTP Sebagai “Tidak Aman” !

Eratekno.com – Peramban (browser) buatan Google tersebut, Chrome yang baru-baru ini telah mengumumkan bakal menandai sebaut situs HTTP yang tidak terenkripsi sebagai situs tidak aman. Dimana sebuah situs HTTP yang tidak aman tersebut bakal dibubuhi dengan keterangan “Not Secure” di sebelah kiri address bar.

Baca Juga : Benarkah, Chrome OS Bakal Gantikan Tablet Android ?

Penandaan tersebut bakal dilakukan pada pembaruan Chrome versi 68. Menurut rencana versi baru Chrome anyar yang bakal segera rilis pada Julia 2018 yang akan datang. Pada browser Chrome versi terakhir, versi 64 dimana untuk peringatan Not Secure yang masih menggunakan ikon netral yan hanya menggunakan huruf “I” yang berada disebelah kiri address bar.

[email protected]

Informasi tersebut merupakan peringatan ketidakamanan yang dapat diketahui dengan cara meng-klik ikon tersebut. sedangkan URL dengan protokol HTTPS yang sudah terenkripsi, bakal ditandai dengan gembok berwarna hhijau dengan bubuhan keterangan “Secure”.

Seperti yang dikutip dari The Verge, Senin (12/2/2018) latar belakang pembaruan tersebut disebabkan adanya epningkatan adopsi HTTPS yang berupakan sebuah web default. Chrome yang telah mencatat sebanyak 81 dari 100 situs teratas yang sudah berpindah ke HTTPS.

Baca Juga : Microsoft Garap Polaris, Sistem Operasi Windows 10 Pesaing Chrome dan iOS !

Sejak 2015 lalu, Google yang telah merangkin situs-situs HTTP yang tak terenkripsi. Setahun selanjutnya, Chrome versi 56 yang sudah dilengkapi dengan tanda tidak aman yang berada pada kolom password situs HTTP yang tak terenkripsi.

Sekedar informasi, enkripsi sebuah situs memang amat sangat diperlukan. Sebab situs HTTPS yang telah terenkripsi mampu melindungi kanal antara peramban dan situs yang dituju. Sehingga proteksi yang diusung mampu mencegah “orang ketiga” yang menstop lalu lintas data untuk mencuri informasi yang ditransfer router atau ISP yang melakukan pengintaian atau menyisipkan malware ke dalam halaman utama.

Untuk dapat mengenkripsi HTTP sebetulnya semakin mudah. Dimana enkripsi dapat memanfaatkan layanan enkripsi secara otomatis seperti Let’s Encrypt atau Lighthouse buatan Chrome yang dapat membantu untuk meningkatkan kualitas HTTPS.

Baca Juga : Teknologi AR dan VR Mulai Dilirik Google Chrome !