Facebook Luncurkan Headset Virtual Reality Bernama Oculus Go, Apasih Keunggulanya?

0
335
Facebook
Copyright©telegraph

Facebook Luncurkan Oculus Go, Headset VR Murah!

Eratekno.com – Baru-baru ini aplikasi media social Facebook telah merilis Headset Virtual Realty yang baru bernama Oculus Go. Peluncuran perangkat ini pun bertujuan untuk memperluas penggunaaan VR di pasar, sebab perangkat VR ini di jual dengan harga yang lebih terjangkau alias murah meriah.

Sementara seperti yang telah diwartakan oleh Financial Times bahwa sejauh ini headset VR hanya sedikit terjual. Padahal sebelumnya, perusahaan-perusaah Sillicon Valley memperknelakan teknologi ini akan diminati oleh pasaran.

Dengan harga yang terjangkau, diharapkan teknologi ini bisa meraup pengguna yang jauh lebih besar dari sebelumnya. Langkah yang diambil oleh Facebookini pun sejalah dengan apa yang dilakukan oleh Google pada Mei lalu.

Baca: Jarang Diketahui, Berikut 5 Trik Rahasia Facebook Messenger

Saat itu, Google merilis Headset VR yang dibuat atas kerjasama dengan HTC dan juga Lenovo. Kendati demikian, CEO Facebook yakni Mark Zukerbrg menyebutkan bahwa Okulus Go merupakan Headset VR yang paling mudah digunakan.

Facebook
Copyright©recode

Saya lebih berkomitmen dari sebelumnya pada masa depan VR. Perangkat all in one VR ini paling bisa diakses dari headset lainnya dan mewakili langkah besar ke depan untuk kenyamanan, kejelasan visual dan penggunaan yang mudah,” ujar Zuck saat ditemui di San Fransisco seperti yang telah dilansir dari CNN Indonesia.

Headset ini pun disebut ringan dan sudah membawa layar LCD dengan adanya resolusi tingi. Ia juga membawa speaker yang mengeluarkan Audio Special. namun sayangnya, perangkat yang akan dirilis tahun depan degan harga US$ atau setara dengan Rp 2,6 juta. Harga ini pun jau lebih murah dari Oculus Rift yang dibanderol harga Rp 8 Jutaan dan masih membutuhkan computer berkemampuan tinggi.

Baca: Inilah Sosok Brian Acton Sebenarnya yang Sempat di Tolak Facebook

Facebook
Copyright©cnbc

Sebelumnya, Zuck sempat menuai kecaman dari followernya di Facebook karena melakukan live streaming dengan VR untuk mengunjungi situs yang terkena bencana badai di Puerto Rico. Kunjungan dengan VR menjadi salah satu bagian dari promosi produknya. Dia pun meminta maaf atas hal tersebut dalam status yang dia tulis.

“Salah satu fitur paling kuat dari VR adalah empati. Tujuan saya adalah menunjukkan bahwa VR bisa menambah kesadaran dan membantu kita melihat apa yang terjadi di bagian dunia lain. Membaca beberapa komentar, saya menyadari bahwa maksud saya ini tidak jelas. Jadi, saya meminta maaf jika ada yang tersinggung dengan itu,” jelasnya, seperti dikutip The Guardian.

Selain Facebook, Google dan Microsoft masih memiliki perang yang panjang untuk menyemarakkan bisnis VR. Nokia baru saja mengibarkan bendera putih di industry VR pada awal pekan ini.

baca juga !

 Wajib Coba, Ini Dia 4 Cara Mencari WiFi Gratis dengan Facebook