Giliran Amerika Serikat, Samsung Galaxy Note 7 akan Dimatikan Paksa

Samsung Galaxy Note 7

Samsung kian gencar mematikan paksa phablet andalannya yakni Samsung Galaxy Note 7, setelah Selandia Baru, Australia dan Kanada, Kali ini Samsung juga akan mematikan Galaxy Note 7 di Kawasan Amrika Serikat.

ERATEKNO.COM. Amerika Serikat masih menyisakan beberapa persen pengguna Samsung Galaxy Note 7. Menurut Samsung, saat ini proses pengembalian baru mencapai 93 persen, itu artinya masih ada sisa yang cukup banyak.

Ponsel Samsung Galaxy Note 7 memang kerap dikabarkan meledak di beberapa wilayah sehingga mengancam keamanan penggunanya. Proses recal Samsung Galaxy Note 7 di beberap negara telah dilakukan, bahkan hingga harus mematikan paksa perangkat tersebut.

Banyaknya pengguna yang enggan mengembalikan produk tersebut di kawasan Amerika Serikat membuat Samsung akan bertindak sama seperti di beberapa negara sebelumnya yakni mematikan paksa ponsel tersebut mulai dari fitur wifi hingga mematikan jaringan seluler sehingga ponsel tersebut tidak bisa digunakan lagi.

Dilansir dari laman SamMobile, Minggu (11/12/2016), Samsung telah memberikan update untuk perangkat Galaxy Note 7 melalui jaringan selurer yang ada di negara tersebut. Menurut informasi, Perangkat Galaxy Note 7 yang masih disimpan oleh pemiliknya akan dimatikan pada tanggal 19 Desember mendatang.]

Samsung juga menghimbau pemilik ponsel tersebut untuk segera mengembalikannya dan menggantinya dengan yang baru atau mendapat uang pengganti.