Google Pixel 2 Sematkan Kecerdasan Buatan untuk “Digital Zoom” Kamera. Apa Keunggulannya?

0
122
copyright©Google

Tak Mau Kalah, Google Sematkan Kecerdasan Buatan untuk “Digital Zoom” Kamera untuk Google Pixel 2

Eratekno.com – Smartphone dengan dual kamera memang tengah jadi tren smartphone tahun ini. banyak vendor smartphone yang sudah meluncurkan produk smartphone mereka yang hadir dengan dual kamera.

Google nampaknya juga tak mau kalah dengan tren smartphone dual kamera yang saat ini banyak tersemat di smartphone flagship. Meski hanya memilii satu kamera, Google ternyata punya strategi lain untuk bersaing dengan vendor lain.

Untuk memaksimalkan hasil kamera tunggalnya di Google Pixel 2, Google mengaktifkan software kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Teknologi ini terkemas dalam chipset sehingga dengan cepat mampu menggabungkan beberapa foto mentah menjadi sebuah foto HDR plus.

Baca juga: Google+ Bakal Punya Versi Baru, Seperti Apa?

Teknologi kecerdasan buatan bernama RIASR (Rapid Anda Accurate Image Super Resolution) yang di klaim berbeda dengan proses pembersaran gambar secara digital atau digital zoom lainnya.

“Pixel Visual Core yang dijalankan dengan teknologi RAISR bisa memperbesar (zoom-in) objek agar tampak lebih tajam dan lebih detail dibanding sebelumnya”, sebut manajer teknisi Pixel Visual Core, sebagaimana dirangkum  dari Cnet pada Rabu (7/2/2018).

Teknologi RAISR yang di sematkan pada Google Pixel 2 ini mengandalkan sistem machine learning yang akan mengumpulkan referensi dengan memelajari foto-foto dari objek sungguhan untuk mengisi detail gambar yang sama. data intelligence tersebut akan menambal celah-celah detail foto yang kabur akibat penuurunan resolusi saat memperbesar gambar.

[email protected]

Baca juga: Google Resmi Akuisisi Divisi Smartphone HTC

Metode pembesaran gambar digital atau digital zoom ini memang lama menjadi tantangan bagi kamera smartphone. Gambar yang di hasilkan biasanya akan menjadi bluer, banyak noise akibat ketidaksempurnaan sensor dan gambar yang pecag.

Dalam proses pengolahan gambar atau image processing, penambahan detail-detail objek oleh AI akan di lakukan setelah masuknya foto oleh sensor kamera. Serupa dengan proses filtering yang membuat kulit foto lebih halus atau menyamarkan kerut pada foto wajah.

Sementera itu, belum lama ini  Google resmi mengakuisisi sebagian besar dari divisi desain smartphone HTC dengan nilai USD1,1 miliar (Rp 14,8 triliun).

Keputusan Google untuk mengakuisisi divis smartphone HTC ini menunjukkan keseriusan raksasa teknologi asal Amerika Serikat ini terkait pengembangan hardware. Tim ini nampaknya akan membantu Google dalam mengembangkan lini smartphone Google Pixel miliknya.

       Baca juga Mulai Dijual, Berapa Harga Kamera Pintar Google?