Huawei Patenkan Bezel Sensitif Tekanan untuk Jam Tangan Pintar

0
130
Copyright©Viva

Paten Huawei Hadirkan Fitur Bezel Smartwatch Bisa Disentuh

Eratekno.com – Pada umunya jam tangan pintar atau smartwatch memiliki teknologi layar sentuh pada bagian display. Huawei nampanya sebagai salah satu perusahaan yang ingin menghadirkan teknologi smartwatch yang berbeda dari smartwatch yang lainnya.

Di lansir dari Slashgear pada Sabtu (13/1/2018), Huawei akan bekerja pada bezel smartwatch yang memiliki fitur sentuh sensitif yang memungkinkan perangkat bisa mendeteksi ketukan yang berebda dan mendeteksi gesekan di beberapa titik.

Ini dapat membuka pintu untuk control tambahan di luar layar, akan tetapi membutuhkan tombol fisik.

Baca juga: Belum Diumumkan, Calon Jagoan P11 Nongol di Situs Web Huawei !

Menurut paten Huawei yang di berikan oleh World Intellectual Property Organization (WIPO), bezel melingkar pada smartwatch dapat di bagi menjadi delapan zona berbeda, masing-masing memiliki sensitivitas sentuhan dan kemampuan untuk bertindak sebagai masukan perintah untuk perangkat.

Copyright©Slashgear

Zona itu di katakana mampu mengenali ketukan, gesekan dan menjadi sensitive terhadap tekanan bersamaan dengan penyebutan gesture ‘sekruo’. Tampilan gambar mengungkap contoh beberapa zona sentuh pada panel smartwatch dengan isyarat yang di sarankan untuk control yang berbeda.

Baca juga: Perbandingan Kamera Huawei Mate 10 Pro dan iPhone 8 Plus, Lebih Bagus Mana?

Berbicara mengenai paten, Huawei belum lama ini di kabarkan mengalahkan Samsung. Informasi yang beredar sebelumnya mengungkapkan pada tahun 2016 lalu, Huawei menggugat Samsung lantaran di duga melanggar beberapa hak patennya.

Tuntutan hukum di ajukan di California dan China. Di China Hakim memutuskan bahwa Samsung telah melanggar salah satu paten komunikasi nirkabel Huawei. Alhasil, Samsung telah di perintahkan untuk berhentu menjual produk yang memanfaatkan teknologi di China.

Inti masalah hukum adalah klaim Huawei bahwa Samsung telah melanggar hak kekayaan intelekstual. Menurut sebuah pengadilan di Shenzhen, Samsung telah melanggar satu paten Huawei mengenai komunikasi nirkabel.

Hal tersebut bukan pertama kalinya Huawei mendapat keputusan yang menguntungkan di China. Pada 2017, Huawei di anugerahi USD12 juta terkait dengan Samung yang melanggar IP Huawei.

Sementara itu, Samsung sendiri mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka akan meninjau keputusan tersebut dengan seksama sebelum menanggapi sesuai dengan Undang-Undang setempat. Dalam keputusan khusus ini, Samsung telah di perintahkan untuk membayar biaya ke pengadilan.

         Baca juga Huawei Honor 7X Bakal Dapat Fitur Face Unlock ala iPhone X