Ini Kelanjutan Langkah Apple yang Sengaja Bikin Lambat iPhone !

0
184
[email protected]

Apple Rilis Pembaruan terbaru Untuk Atasi iPhone yang Sengaja Dibikin Lambat !

Eratekno.com – Melalui update software, Apple yang sebelumnya dengan sengaja untuk menurunkan kinerja iPhone atau throttling untuk kondisi baterai yang sudah menurun.

Dimana hal tersebut yang dimaksudkan untuk mencegah masalah iPhone yang mati mendadak sehingga membuat bingung pengguna disebabkan hal tersebut tidak dijelaskan secara resmi oleh Apple.

Baca Juga : Boleh di Adu, Benarkah Kamera Galaxy S9 Dirancang Saingi iPhone 8?

Sehingga para pemilik iPhone yang terlanjur melaluikan update software yang tak dapat memilih apakah ingin melakukan throttling pada perangkatnya atau tidak. Nampaknya hal tersebut bakal segera berubah dalam waktu dekat ini.

iPhone-6
[email protected]

Dalam sebuah wawancara, CEO Apple Tim Cook yang meminta maaf atas ketidaknyamanan yang disebabkan dengan adanya throttling secara diam-diam. Yang mana pihak Apple yang menyatakan Apple nanti bakal menyediakan pilihan untuk mengaktifkan atau mnonaktifkan fitur throttling  di iPhone.

Kami akan memberitahukan pengguna apabila kinerja perangkatnya dikurangi sebanyak angka tertentu agar tak restart tiba-tiba. Kalau Anda tak mau, Anda akan bisa mematikannya,” ujar Cook, seperti dirangkum Mediatech dari MacRumors, Minggu (21/1/2018).

Kemungkinan Apple juga bakal menyediakan fasilitas di iOS untuk dapat memantau kondisi baterai. Sehingga pengguna dapat mengetahui apakah kondisi baterai yang digunakan perlu diganti untuk mencegah masalah restart mendadak atau belum. “Jadi hal ini akan menjadi sangat transparan,” kata Cook.

Baca Juga : Update iOS Terbaru Bisa Atur Performa Baterai iPhone

Apple yang sebelumnya telah dikritik banyak pengguna karena tidak memberikan keterangan yang jelas terkait melakuikan penurunan kinerja iPhone melalui update software. Setelah menerina gugatan hukum class action secara bertubi-tubi dari para pengguna iPhone, Apple akhir nya berterus terang dengan meminta maaf.

Perusahaan ponsel dengan lambang buah apel yang tergigit tersebut menawarkan potongan terhadap harga unit baterai pengganti untuk pemilik iPhone lawas, dari harga 79 dollar AS menjadi 29 dollar AS.

Nampaknya hal tersebut masih belum cukup untuk meredam aksi kontroversi iPhone yang lemot sehingga Apple memutuskan untuk mengambil alih dengan fungsi throttling ke tangan pengguna.

Baca Juga : Keyboard Aplikasi Messenger untuk iPhone Tak Berfungsi Normal, Kok Bisa?