Kabar Gembira, Kini Video Horisontal YouTube bisa Ditonton Vertikal di Android Lho !

0
236
[email protected]

Lakukan pembaruan, YouTube Video Bisa diTonton dari Horisontal ke mode Vertikal !

Eratekno.comYouTube yang baru-baru ini telah meluncurkan fitur anyar untuk perangkat Android, yakni pengaturan dynamic player. Dimana pembaruan ini pengguna dapat menonton video dengan layar vertikal maupun horisontal, atau dengan cara menidurkan smartphone.

Baca Juga : Waduh… Konten Tak Senonoh Berhasil Susupi YouTube Kids, Anak-Anak Terancam!

Semelunya, fitur dynamic player tersebut yang juga telah diluncurkan di perangkat iOS pada akhir 2017 lalu. Namun untuk saat ini fitur tersebut yang juga dihadirkan oleh YouTube untuk pengguna OS Android. Dynamic player yang bakal mengatur konten secara otomatis kedalam segala rasio aspek layar smartphone.

[email protected]

Dengan fitur tersebut, tidak akan lagi ada sisa bingkai hitam yang mengganggu pemandangan ketika kita menonton sebuah video di YouTube. Dimana bingkai hitam tersebut yang bakal terisi secara penuh oleh konten video,

dengan melakukan pengaturan yang berada di cntrol player dibawahnya. Tetapi, apabila anda memposisikan ponsel secara horisontal, maka video tersebut juga akan menyesuaikan ke dalam format horisontal, yakni dengan memotong video seperti biasa.

Baca Juga : Gambar Konsep Muncul di Youtube, LG G7 Bakal Usung Layar Poni dan Snapdragon 845

Sehingga tampilan video secara penuh yang hanya bakal muncul di bagian tengah layar. Seperti yang dikutip oleh Tech Radar kemudian dirangkum oleh KompaasTekno, Rabu (28/3/2018), dimana YouTube yang memperkenalkan dynamic player tersebut pada bulan Juli di tahun lalu, dilanjutkan dengan merilisnya di bulan Desember 2017 hanya untuk perangkat iOS.

Sementara sebelumnya, berita yang kurang menyenangkan datang dari YouTube. Diakarbkan seperti yang dikutip dari Engadget, Lyor Cohen selaku kepala layanan musik YouTube yang menjelaskan idenya untuk menambah iklan agar dilihat oleh penikmat video musik.

Namun diperkirakan cara tersebut yang bakal membuat pengguna kesal. Scara tidak langsung mereka mau tak mau harus berlangganan dengan layanan music bernama Remix. Namun strategi YouTube tersebut yang masih dipertanyakan, dikarenakan adanya banyak iklan di video diperkirakan yang akhirnya justru membuat pengguna beranjak ke platform lain, yang iklannya lebih jarang.

Baca Juga : Asyik,, Fitur Mode Gelap YouTube Sudah Hadir di iOS ! Android Kapan ?