Makin Ketat, YouTube Siap Beri Sanksi Terhadap Video yang Menyinggung!

0
602
YouTube
copyright©Titetah

YouTube Makin Ketat Terhadap Kreator Video yang Kurang Pantas

Eratekno.com – Setelah adanya insiden video Logan Paul itu YouTube kini nampaknya semakin ketat.

Sejak insiden itu berakibat pada penghilangan peluang terkait iklan di salurannya, YouTube pun baru-baru ini mengumumkan rangkaian sanksi lebih luas dan formal yang di persiapkan untuk membatasi kreator yang mulai mengunggah video kurang pantas.

Sama halnya dengan apa yang di lakukan pada saluran milik Logan Paul, YouTube menyebut juga akan mencabut opsi monetisasi pada video, khususnya akses ke program periklanan. Tak hanya itu saja, Youtube juga menambahkan sanksi lain pada video tersebut terkait popularitasnya.

Baca juga: Horee ! YouTube Go Segera Perluas Kehadirannya ke 130 Negara !

Dalam sebuah ungghan blog, Vice Presiden of Product Management YouTube, Ariel Bardin menyebut akan menghapus kelayakan saluran untuk di rekomendasikan di YouTube, seperti muncul di halaman Home, tab trending atau tonton selanjutnya di jejering sosialnya.

Saluran yang melanggar kebijakan yang telah di tetapkan oleh YouTube tersebut akan menghapus saluran dari Premium Monetization Programs, Promotion anda Content Development Partnerships. YouTube juga akan menghapus saluran dari Google Preferred serta menagguh dan membatalkan atau menghapus akun YouTube Original kreator.

[email protected]

Terkait dengan program Monetization and Creator Support Privileges, YouTube bakal menangguhkan kemampuan saluran untuk menyuguhkan iklan, kemampuan untuk memperoleh pendapatan dan secara potensial menghapus saluran dari YouTube Partner Program, tak terkecuali dukungan untuk kreator dan akses ke YouTube Space.

Baca juga: Cara Laporkan Video Tak Pantas di YouTube

Untuk saat ini, aplikasi layanan video itu memanfaatkan bantuan dari tim curator manusia dan kecerdasan buatan atau AI untuk melacak konten yang di unggah kreator.

Apabila terdeteksi video yang bertentangan dengan kebijakan periklanan YouTube atau sebagai ancama bagi komunitas luas, maka video tersebut di nilai YouTube memiliki peluang lebih besar untuk melanggar peraturan yang di terapkan oleh pihaknya.

Sementera itu, beberapa waktu yang lalu Google sendiri mengumumkan ekspansi aplikasi YouTube Go ke lebih dati 130 negara berkembang di seluruh penjuru dunia. Sebagai informasi YouTube Go sendiri merupakan versi ringan dari YouTube yang memang di rancang untuk perangkat low-end pada jaringan berkecepatan lambat.

    Baca juga Demi Cegah Video Kontroversi, YouTube Umumkan Divisi Intelligence Desk!