Masih Andalkan Tenaga Manusia, Yuk Intip Proses Pembuatan Infinx Hot S3

0
151
Infinix Hot S3
[email protected]

Mengintip Proses Produksi Infinix Hot S3, Seperti Apa?

Eratekno.com – Kali ini produsen smartphone asal Hong Kong, Infinix dikatakan sangat berani. Mereka memutuskan secara buka-bukaan mengenai proses pembuatan salah satu ponsel andalannya yakni Infinix Hot S3.

Sekedar informasi jika proses produksi smartphone tersebut saat ini dijalankan langsung di Indonesia. Infinix baru saja menunjuk PT Adi Reka Mandiri (ARM) sebagai vendor lokal yang akan merakir saru smartphone andalannya itu.

Baca juga : Dibanderol Rp 1,8 Jutaan, Flash Sale Infinix Hot S3 Bakal Segera Digelar di Lazada

Maka dari itu, produsen ponsel Hong Kong ini membuka kesempatan untuk para media dan influencer untuk dapat mengunjungi pabrik milik ARM ini. Pada acara khusus tersebut, pihak ARM sendiri meliburkan dua dari empat lini produksi yang sudah beropersi.

Rencananya nanti akan ada delapan lini yang dapat berjalan ke depannya. Selain itu, laju produksi pun disesuaikan supaya dapat didokumentasikan dengan baik. Namun demi alasan keamanan pengunjung harus mengenakan pakaian khusus dan dilarang menyentuh apa pun tanpa mengenakan sarung tangan yang telah disediakan.

Infinix Hot S3
[email protected]

Terlihat pada proses awal, dilakukan pemasangan setiap bagian mulai dari kamera, speaker hingga sejumlah tombol di bodi ponsel. Pemasangan itupun dilakukan langsung oleh tangan manusia dan tidak menggunakan alat otomatis. Selain itu sejumlah tes terhadap audio dan fungsi lain Infiix Hot S3 juga dikerjakan oleh para pekerja.

Cukup diketahui jika saat itu jumlah pekerja sekitar 40 orang untuk tiap lini produksi. Meskipun banyak menggunakan tenaga pekerja, bukan berarti pembuatan smartphone Hot S3 ini tak menggunakan mesin sama sekali. Terlihat masih ada sejumlah mesin sederhana untuk membantu para pekerja seperti dalam melacak dan memeriksa label IMEI.

Kemudia setelah semua bagian terpasang, ponsel tersebut akan dihadapkan dengan mesin yang lebih canggih. Dan Laboratorium Office of Quality Assurance(QQA) merupakan ruangan yang menyimpan sejumlah mesin tersebut. Nampak di dalam ruangan itu, Hot S3 melewati vibration test.

Dalam test ini, smartphone itu akan diguncangkan oleh mesin dengan cukup kencang kurang lebih selama satu jam lamanya. Setelahnya, ponsel akan diisi dengan dayanya terus menerus sekitar tujuh jam dan bersamaan dengan itu aplikasi didalamnya pun juga dijalankan. Selanjutnya smartphone terbaru Infinix itu akan diuji dengan dipanggang selama kurang lebih 98 jam.

Baca juga : Pilih Mana? Ini Dia 4 Smartphone Selfie Kamera Berkualitas dengan Harga Terjangkau

Sejumlah test tersebut dilakukan untuk menguji ketahanan Infinix Hot S3 dalam menghadapi segala situasi mulai dari guncangan hingga performanya. Selanjutnya setelah uji test terlewati dan semua berjalan dengan baik, maka barulah perangkat masuk dalam proses pengemasan yang juga dilakukan dengan tangan manusia.

Sementara itu dengan adanya sumber data yang dimiliki, perusahaan ARM mampu memproduksi 700 unit Hot S3 per shift setiap harinya. Shift sendiri berkisar 7,5 jam sehari dan tiap pekerja bekerja selama 22 hari per bulannnya. Diperkirakan, jika keseluruhan delapan lini produksi dapat beroperasi, ARM akan mampu membuat sekitar 528 ribu unit produk tiap bulannya dan angka tersebut didapat berdasarkan perhitungan jika ARM menjalankan dua shift setiap harinya.

Baca juga :  Lulus TKDN, Infinix Hot S3 (X573-LTE) Segera Masuk Indonesia, Yuk Intip Spesifikasinya!