Mengejutkan, Inilah Ungkapan Isi Hati Sopir Uber, Terkait Akusisi Grab !

0
384
[email protected]

Miris, Inilah Uneg-uneg Sopir Uber, Terkait Akusisi Grab !

Eratekno.com – Akuisisi Uber oleh Grab yang mengejutkan banyak pihak, mulai dari pengamat bisnis hingga dari para pelanggan yang dibuat bingung mengenai kepastian saldo dan promo. Dimana aplikasi Uber yang bakal ditutup di wilayah Asia Tenggara dan para sopir di perusahaan asal Amerika Serikat(AS) yang mendapat kesempatan untuk bergabung dengan Grab.

Baca Juga : Aplikasi Uber Bakal Tutup Dua Minggu lagi, Kenapa ?

Ternyata, tak semua sopir Uber siap untuk bergabung dengan perusahaan layanan transportasi berbasis online tersebut yang berasal dari Singapura. Hasil kutipan dari Tekno Liputan6 yang merangkum sejumlah informasi dari beberapa pengemudi Uber di lapangan. Ketika diajak berbincang terkait akuisisis Grab, namun para sopir yang belum sepenuhnya berpindah.

[email protected]

Grab saingannya banyak,” ungkap Agus yang merupakan salah satu pengemudi. Yang juga sempat membandingkan tarif layanan transportasi dengan Go-Jek yang dinilai lebih tinggi. Ia menjelaskan jika belum sepenuhnya memberikan keputusan terkait perpindahannya ke Grab. “Belum ada keputusan, lihat  nanti dua minggi lagi”, ucap Agus.

Saat ditanya mengenai ada atu tidaknya pengumuman yang mewajibkan untuk para pengemudi pindah ke Grab, ia mengaku tak ada hal demikian, dan semuanya terserah keputusan masing-masing. Sedangkan untuk pengemudi lain, Adit yang dengan terangnya memilih bakal pindah ke Go-Jek. “Mending pindah Go’Jek” ungkapnya.

Baca Juga : Waze Tampilkan Estimasi Kadatangan Lebih Akurat dalam Update Terbaru

Salah satu alasan yang juga sama dengan Agus, yakni saingan sopir di Grab terlalu banyak. Namun ada juga pengemudi yang mau ikut ke Grab, walaupun mengungkapkan jika pengalaman di Uber tergolong lebih enak. “Enakan Uber, karena lebih cepat, dan saingan sedikit,” tutur Yoga. Ia yang memberikan perbandingan 1:3 antara Grab dan Uber. “Istilahnya, Grab baru dapat satu, kita (Uber) sudah dapat tiga, “pungkasnya.

CEO Uber Dara Khosroshahi, yang akhirnya buka suara mengenai akuisisi Grab terhadap layana operasional Uber di Asia Tenggara. Orang nomor satu di Uber tersebut yang mengungkapkan tidak akan menjual akuisisi unit bisnis Uber di pasar global. Meski begtu, tak berarti kejadian yang sama bakal terulang lagi di waktu mendatang.

Keluarnya Uber dari wilayah Asia Tenggara yang menggambarkan layanan ride-sharing tersebut yang sudah tiga kali “bertekuk lutut” dengan menyerahkan unit bisnisnya ke layanan kompetitor di pasar global.

Baca Juga : Coba Bandingkan Google Maps dengan Waze, Mana yang Terbaik ?