Pemerintah Inggris Ancam Facebook dan Google Soal Teroris !

0
97
[email protected]

Inggris Gencet Facebook dan Google Terkait Teroris !

Eratekno.com – Pemerintah Inggris Raya yang mengancam akan memberlakukan pajak labih tinggi kepada Google dan Facebook apabila kedua raksasa perusahaan teknologi tersebut masih belum secara penuh dalam upayanya untuk memberantas terorisme.

Sementara menurut Keamanan Inggris Ben Wallace, Google dan Facebook yang harus lebih keras untuk memberantas berbagai konten yang mengandung radikal keras dilayanannya,

Baca Juga : Facebook Luncurkan Headset Virtual Reality Bernama Oculus Go, Apasih Keunggulanya?

dan juga menghilangkan beberapa pemanfatan layanan mereka terkait persiapan serangan teroris.

[email protected]

Bahkan, Google dan Facebook yang disebut senang ‘menjual’ data-data orang tetapi mereka nelokan untuk memberikan data penting kepada pemerintah, dalam arti untuk

memberantas terorisme. Menurut Wallace, perusahaan tersebut yakni Google dan Facebook yang lebih mengutamakan keuntungan perusahaan dari pada keamanan publik.

Atas dasar itulah pemerintah Inggris akan mengancam dengan memberlakukan pajak yang lebih tinggi kepada Google dan Facebook apabila meraka tidak mau lebih kooperatif dengan pemerintah, seperti yang dikutip dari Venture Beat, Selasa (2/1/2018).

Jika mereka melanjutkan untuk tidak kooperatif, kami akan melihat hal-hal seperti pajak untuk memberi insentif atau kompensasi atas aksi mereka,” ujar Wallace.

Google dan facebook mempunyai tanggapan yang sama soal pernyataan Wallace tersebut. mereka yang kompak menepis adanya anggapan yang lebih mementingkan keuntungan perusahaan dari pada keamanan publik.

Baca Juga : Jarang Diketahui, Berikut 5 Trik Rahasia Facebook Messenger

Tuan Wallace salah jika mengatakan kami lebih mementingkan keuntungan ketimbang keamanan, terutama dalam perang melawan terorisme.

Kami sudah berinvestasi jutaan poundsterling untuk sumber daya manusia dan teknologi untuk mengidentifikasi dan menghapus konten terorisme,” tulis eksekutif Facebook Simon Milner dalam pernyataannya.

Hal yang serupa juga diungkap oleh YouTube, yang mengaku setiap hari yang melakukan banyak hal terkait untuk menangkal konten ekstrimisme.

Yang salah satu dengan berinvestasi di teknologi machine learning, dengan merekrut lebih banyak pemantau konten dan yang lainnya.

Baca Juga : Inilah Sosok Brian Acton Sebenarnya yang Sempat di Tolak Facebook