Petinggi Facebook akui Facebook Messenger 2 Tahun Terakhir Berantakan, Mengapa ?

0
275
[email protected]

Petinggi Facebook akui Jika Facebook Messenger Berantakan, Mengapa ?

Eratekno.com – David Marcus yang menyandang sebagai wakil presiden messagng products dari Facebook yang menulis sebuah unggahan blog yang memperkirakan soal facebook di 2018. Tetapi menulis resolusi untuk kebaikan perusahaannya, yang mana harus dibarengi dengan introspeksi.

Dilansir melalui The Verge, sang petinggi tersebut yang menganggap dua tahun terakhir, divisi Messenger yang dibawahinya terbilang kurang begitu baik.

Baca Juga : Lebih Mudah! Begini Cara Download Video di Facebook Tanpa Aplikasi Tambahan

Selama dua tahun terakhir, kami membangun banyak kemampuan untuk menemukan fitur yang terus memisahkan kami,” tulis Marcus. “Banyak dari fitur dan kemampuan tersebut yang telah menemukan pasar produk yang sesuai, dan beberapa belum. Sementara kami berlomba membangun fitur baru ini, akhirnya aplikasi menjadi terlalu berantakan,” lanjutnya.

[email protected]

Yang ia maksud dengan berantakanini yang tidak diungkapkan oleh sang petinggi. Tetapi pernyataan tersebut yang ditutup dengan optimisme. “Kami akan menyederhanakan Messenger tahun ini,” tulis Marcus.

Marcus yang bergabung dengan Facebook untuk menaungi Messenger pada 2014 lalu, sebelum Facebook berdiri sendiri Facebook Messenger yang terpisah dari Facebook.

Hingga kini, aplikasi tersebut yang telah berkembang pesar dengan meraih pelanggan mencapai 1,3 milyar tiap bulannya.

Memang tak dapat dipungkiri, jika sebelumnya Messenger yang hanyalah sebuah layanan messaging yang praktis, sementara sekarang jadi semakin campur aduk. Yang mana adanya fitur mulai dari bot customer service, payment, paltform gaming serta fitur yang mirip Instagram, sehingga banyak membuat perubahan yang berat bagi Messenger.

Baca Juga : Terus Berinovasi, WhatsApp Siapkan Stiker Serupa Line dan Facebook Messenger?

Bahkan pada smartphone Android, Facebook yang sampai harus merilis aplikasi dengan versi ‘Lite’ yang mana dampilan serta fiturmenjadi lebih ringan. Hal tersebut dikarenakan facebook dan Messenger yang tergolong tak ramah data internet, terutama diperuntukan bagi pengguna di negara yang sedang berkembang.

Hal tersebut yang akhirnya banyak dikeluhkan oleh pengguna, yang mana selain membuat berat untuk smartphone Android yang memiliki spesifikasi rendah dan juga dengan kuota internet yang terbatas bagi pengguna.

Baca Juga : Cegah Hoax! Facebook Malah Tersandung Masalah di Slowakia