Qualcomm Menolak Dihargai Rp 1.649 Triliun Oleh Broadcom !

0
299
[email protected]

Qualcomm Ditawar Senilai Rp 1.649 Triliun Oleh Broadcom !

Eratekno.com – Produsen chip yang berasal dari Amerika Serikat, Qualcomm yang secara resmi menolak tawaran akuisisi dari Broadcom senilai 121 miliar dolar AS atau sekitar Rp 1.649 triliun. Dimana tawaran dari Broadcom yang terbilang lebih tinggi 17 persen dari tawaran sebelumnya.

Dalam penawaran tersebut, Broadcom yang menawarkan Qualcomm untuk membayar 82 dolar AS per sahamnya. Tetapi menurut Qualcomm, tawaran tersbut masih belum cukup. Penolakan Qualcomm yang didasari oleh beberapa poin, yang salah satunya adanya tawaran dari Broadcom yang dinilai tak mencerminak nilai aslinya dari perusahaan.

Baca Juga : 18 Vendor Teknologi Dunia Dipastikan Adopsi Modem 5G Qualcomm !

Dewan direksi dengan suara bulat menetapkan bahwa tawaran Anda, tidak mencerminkan nilai sebenarnya dari Qualcomm,” kata Ketua Dewan Direksi Paul E. Jacobs dikutip dari situs resmi Qualcomm.

Walau demikian, pihak Qualcomm yang menyatakan, Broadcom yang masih punya kesempatan jika untuk melakukan penawaran. Bahkan, perusahaan tersebut yang berbasis di San Diego yang mengajak CEO Broadcom,

[email protected]

Hock Tan untuk bekerja sama. “Namun, dewan berkomitmen untuk mengeksplorasi semua opsi untuk memaksimalkan nilai pemegang saham, jadi kami akan siap untuk bertemu dengan Anda,” lanjutnya.

Meski penolakan Qualcomm yang dinilaai menarik sebab situasi ekonomi perusahaan belakangan ini, walau tak terlihat buruk, namun sebagian besar bisnis Qualcomm yang bergantung pada bisnis terkait perizinan paten.

Baca Juga : Gahar Banget! Ini 7 Kelebihan Chipset Qualcomm Snapdragon 845

Pada 6 Maret, dimana para pemegang saham Qualcomm yang bakal memutuskan apakah mereka bakal mengganti dewan direksi perusahaan. Bila pihak Proadcom berhasil menempatkan seseorang di dewan,  tentu hal tersebut dapat saja bakal terjadi.

Lepas dari berita tersebut, Qualcomm yang sebelumnya telah meresmikan kerja sama dengan pihak Samsung. Seperti yang dikutip dari GSM Arena, Senin (5/2/2018),

Qualcomm dan Samsung yang telah menandatangani sebuah perjanjian strategis dalam beberapa tahun ke depan, dengan berbagai bidang teknologi perangkat mobile. CEO Qualcomm, Steve Mollenkopf, yang menyambut baik kerjasama tersebut.

Baca Juga : Berseteru Dengan Qualcomm, iPhone 2018 Akan Pakai  Modem MediaTek?