Telegram Punya Fitur Baru, Apa Saja?

0
1708
Copyright©Korea Bizware

2018, Telegram Kedatangan Tiga Fitur Baru, Apa Saja?

Eratekno.com – Telegram menjadi salah satu layanan pesan singkat yang paling banyak di gunakan baik itu untuk pekerjaan atau untuk hal lainnya. Di tahun 2018 ini, Telegram menghadirkan pembaruan bagi pelanggan iOs maupun Android. Setidaknya ada tiga fitur baru yang di hadirkan yaitu tema, dukungan untuk memiliki beberapa akun dan balasan cepat.

Untuk para pengguna Android, Telegram telah membawa dukungan untuk banyak akun. Di mulai dengan versi 4.7 pengguna Telegram akan dapat menambahkan hingga tiga akun dengan nomor telepon yang berbeda ke aplikasi mereka dan beralih di antara keduanya dari dalam menu.

Telegram versi 4.7 sudah mendukung banyak akun. Pengguna dapat menambahkan hingga tiga akaun dengan nomor telepon berbeda ke aplikasi Telegram. Pengguna juga bisa dengan cepat dapat pindah akun.

Baca juga: Di China, Akun WeChat Jadi KTP Digital Lho !

Yang perlu di ketahui bahwa pengguna akan menerima pemberitahuan dari ketiga akun tersebut, bahkan jika pengguna login satu sama lain. Akan tetapi, pengguna dapat mengubah perilaku pemberitahuan menu pengaturan. Sayangnya fitur tersebut baru berlaku untuk pengguna perangkat Android saja.

Yang terakhir adalah fitur balasan cepat saat tersedia untuk pengguna Android dan iOS. Fitur ini berguna untuk membantu kamu membalas sebuah pesan dengan menyertakan sebagai lampiran atau lebih terhubung dengan balon teks yang dituju.

Jika sebelumnya kamu harus menggunakan langkah tekan dan tahan balon teks yang dipilih lalu tekan Reply, mode Quick Reply bekerja dengan lebih cepat dan satu langkah saja.

Baca juga: Segera Hadir, , Beranda Instagram Akan Menampilkan Postingan yang Direkomendasikan

Untuk mulai menggunakannya, Pengguna harus menggesek pesan yang di pilih ke kiri.

Sementara itu, Telegram sendiri juga mengumumkan bahwa versi 4,6 yang di rilis pada Desember 2017 memperkenalkan pengaturan baru untuk sistem unduh otomastis dan pratinjau link yang lebih baik.

Sebagai informasi,  Pada 14 Juli 2017, pemerintah Indonesia melalui Kemkominfo memblokir DNS dari Telegram dengan alasan banyaknya propaganda, radikalisme, terorisme, paham kebencian, ajakan atau cara merakit bom, cara melakukan penyerangan, dan hal lain yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan di Indonesia.

     Baca juga Ini Dia Game Terbaru Yang Bakal Meluncur di 2018