Telegram Update, Bisa Aktifkan Fitur Multiple Account Lho!

0
162
telegram
[email protected]

Aplikasi Telegram , Bisa Aktifkan Fitur Multiple Account Lho!

Eratekno.comTelegram yang baru-baru ini menghadirkan fitur terbaru di update terkininya. Dalam update tersebut, pengguna Telegram dapat menambahkan lebih dari satu akun ke dalam satu perangkat.

Sejauh ini, fitur yang bernama Multiple Account tersebut baru tersedia untuk Telegram di Android. Sementara belum ada informasi lebih lanjut apakah fitur tersebut bakal menyambangi di iOS atau tidak.

Baca Juga : Telegram Punya Fitur Baru, Apa Saja?

Untuk dapat mengaktifkan fitur ini, pertama kali yang harus dilakukan takni tentu saja meng-update Telegram ke versi 4.7. setelah selesai update, langkah berikutnya adalah klik profil, kemudian pilih Add Account.

telegram
[email protected]

Selanjutnya, Anda tinggal masukkan nomor ponsel yang akan digunakan untuk akun Telegram. Untuk notifikasinya, andak bakal menerima notifikasi dari semua akun, namun hanya akun yang aktif.

Walau Multiple Account belum dihadirkan untuk iOS, developer memberikan fitur yang menarik untuk para penggunanya. Adapun fitur terbaru yang dimaksud yakni untuk mengubah tema, yang terdiri dari Day, Night dan Night Blue.

Bukan itu saja, ada juga fitur terbaru lainnya, seperto fitur Quick Replies untuk Android dan iOS. Yang memungkinkan anda untuk membalas pesan reply dengan cepat dengan cara swipe ke kiri.

Baca Juga : Sstt, Begini Cara Mengetahui Lokasi Teman Melalui WhatsApp!

Sementara Aplikasi pesan instan Telegram ini sebelmnya mendapat teguran dari kemkominfo, lantaran aplikasi besugan pengambang asal usia yang heboh menjadi perbincangan karena kedapatan menghadirkan stiker dengan karakter kamasutra.

Stiker tersebut memperlihatkan animasi tak senonoh. Tentu hal tersebut akan mengganggu jika digunakan oleh pengguna yang dibawah umut yang dapat sangat berdampak negatif.

Atas desakan tersebut, tim yang menangani hal tersebut yang mengungkap pihaknya sudah berbicara langsung dengan Telegram, untuk menutup akses sticker tersebut.

Kemkominfo yang secara langsung menegur pendiri sekaligus CEO Telegram, Pavel Durov. Yang menyatakan prosesnya tidak akan lama, namun hal tersebut tidak ada masalah untuk negara lain, pihaknya hanya meminta untuk menutup akses di Indonesia saja.

Baca Juga : WhatsApp Akui Sempat Down 2 Jam, di Malam Tahun Baru !