Smartphone Digulung Layaknya Kertas Bakal Jadi Kenyataan

0
344
[email protected]

Peneliti Asal Universitas Columbis Kembangkan Baterai Smartphone Menekuk

Eratekno.com – Setiap tahunnya tren smartphone memang selalu berbeda. Selalu ada tren baru dan teknologi-teknolohi baru yang di hadirkan produsen smartphone untuk produk-produk smartphone mereka. Seperti tren dual camera menjadi tren smartphone tahun lalu. Lantas benarkan tahun ini smartphone lipat bakal jadi tren?

Memang hingga saat ini belum ada vendor smartphone yang meluncurkan smartphone dengan layar lipat, akan tetapi beberapa vendor di ketahui telah mendaftarkan hak paten dan tengah mempersiapkan smartphone lipat.

Tak hanya itu saja, baru-baru ini terobosan baterai yang bisa di bengkokkan dari peneliti Universitas Columbia, New York, Amerika Serikat, makin mendekatkan hadirnya smartphone yang bisa di gulung layaknya kertas.

Baca juga: Nokia 7 Plus Bakal Segera Meluncur, Smartphone Berlayar 18:9 dan Berbekal Andorid Oreo

Temuan ini juga menjadi jalan bagi keterhubungan semua barang dan internet misalnya pakaian yang terhubung internet, jam tangan pintar dan lainnya. Di lansir dari Daily Mail pada Senin 5 Februari 2018 pengembangan baterai yang bisa di bengkokkan itu menjadi pintu untuk generasi smartphone fleksibel.

Purwarupa baterai bengkok yang di teliti oleh tim ilmuwan Universitas Columbia itu juga terlihat menjanjikan. Pasalnya, purwarupa itu bisa menyimpan 85 persen muatan dari ponsel normal. Akan tetapi, peneliti mengatakan tidak puas dan akan terus meningkatkan kemampuan purwarupa tersebut.

Copyright©Begawei

Baca juga: HTC Siapkan Smartphone Mid-Range dengan Snapdragon 625

Yang menarik, desain baterai yang bisa di bengkok itu terinspiarasi dari struktur bengkok pada tulang belakanga manusia. Bicara soal desain ini, penulis utama studi ini, Yuan Yang mengklaim inovasi timnya merupakan yang terbagus hingga saat ini.

“Kepadatan energi dalam purwarupa kami adalah salah satu yang tertinggi yang dilaporkan sejauh ini,” ujarnya.

Mengenai meniru tulang bekalang manusia, desain baterai tersebut pada tiap kompone keras yang menyimpan muatan di apit oleh kompone yang lembut. Pola ini terdapat pada tulang belakang manusia yang di lapisi jaringan lunak. Jaringan ini yang akan menjaga tulang belakang manusia tetap fleksibel.

Baterai menekuk uang di ciptakan peneliti ini menawarkan voltas stabil dan kepadatan energy yang tinggi. “Kami telah mengembangkan pendekatan sederhana dan terukur untuk membuat baterai lithium ion, seperti tulang belakang fleksibel yang punya sifat elektrokimia dan mekanik yang sangat baik,” ujar Yuan Yang.

   Baca juga Mulai Dijual, Berikut Ini Harga Resmi Sharp R1s dan Sharp Pi!