Waduh Berani Sekali, Karyawan Apple yang Palsukan Jam Kerja Naik Empat Kali Lipat

0
282
Apple
copyright©liputan6tekno

Karyawan Pabrik iPhone yang Palsukan Jam Kerja Naik Empat Kali Lipat, Ini yang Dilakuakn Apple

Eratekno.com – Kali ini Apple mengungkap hasil auditnya yang memperlihatakan sejumlah pelanggaran di lingkungan kerja pabrik pemasok iPhone dan produk Apple lainnya. Salah satu pelanggaran yang dimaksud yakni mengenai pemalsuan data jam kerja yang merakit komponen produk Apple.

Tercatat secara keseluruhan ada 756 pemasok Apple di 30 negara cukup patuh pada kode etika produk-produk perusahaan teknologi yang satu ini. Cukup diketahui jika selama ini dalam meproduksi iPhone, iPad dan produk lainnya, perusahaan menjalankan rantai maufatur dan kebanyakan pabrik iPhone dimiliki oleh kontraktor mereka.

Baca juga :  Apple Bakal Hilangkan Poni pada iPhone 2019, Beneran?

Diumumkan jika perusahaan menemukan sekitar 44 pelanggaran inti peraturan ketenagakerjaan. Jumlah ini pun meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun lalu. Salah satu pelanggaran yang dimaksudkan yakni tiga karyawan membayar tinggi untuk mendapat pekerjaan, sedangkan praktik tersebut sejak tahun 2015 telah dilarang oleh pihak perusahaan.

Kasus tersebut seperti 700 pekerja kontrak asing yang direkrut dari Filipina dan untuk mendapatkan pekerjaan di pabrik iPhone itu mereka dikenai biaya 1 juta dollar AS atau setara dengan Rp 13,7 juta miliar. Setelah mengetahui kejadian tersebut, Apple pun memaksa supplier-nya untuk mengembalikan uang itu kepada para pekerja kontrak asal Flipina tersebut.

Apple
copyright©liputan6tekno

Selain itu ada pula pelanggaran lain yakni pelanggaran pelanggaran terhadap jam kerja di pabrik yang dinilai cukup tinggi. Tercatat tahun 2018 ini, Apple menemukan sekitar 38 kasus pemalsuan data jam kerja pada tahun 2017. Dengan catatan tersebut menunjukan adanya kenaikan sebesar empat kali lipat pelanggaran dibandingkan tahun 2016 yang hanya ada 9 kasus.

Baca juga :  Ternyata Segini “Masa Layak Pakai” Gadget Apple?

Pada saat Apple menemukan kasus pemalsuan jam kerja, pihak perusahan memberitahukan hal itu kepada CEO perusahaan dan menghentikan kontrak semenara hingga si pemasok melakukan peninjauan terhadap sejumlah pelangara tersebut. Mengenai hal ini juga diungkapkan langsung oleh Chief Operating Officer Apple Jeff Williams.

‘Kami berkomitemn akan meningkatkan kepatuhan bagi para pemasok setiap tahunnya’ ujarnya

Williams sendiri mengatakan jika pelanggaran meningkat karena didorong oleh banyaknya supplier baru pada tahun 2017. Selain itu Apple juga melacak jam kerja dari 1,3 juta karyawan yang bekerja di pabrik supplier mereka. Hasilnya menunjukan jika jam kerja mereka meningkat 30 persen lebih banyak dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.

Baca juga : Apple Bakal Jual MacBook Air Versi Murah Tahun Ini, Berapa Harganya?