Waduh… Konten Tak Senonoh Berhasil Susupi YouTube Kids, Anak-Anak Terancam!

0
635
youtube kids
copyright©harianindo

Ada Konten Tak Pantas untuk Anak-Anak di YouTube Kids, Seperti Apa?

Eratekno.com – Seperti kita ketahui jika YouTube memberikan layanan khusus untuk anak-anak yang diberi nama YouTube Kids. Layanan digital ini memang seharusnya aman dan hanya menghadirkan konten-konten yang cocok untuk anak. Lalu apa jadinya jika konten dewasa muncul di layanan satu ini?

Beru-baru ini didapati jika layanan YouTube khusus anak-anak ini masih saja menyisakan konten-konten tak pantas. Nampak di dalamnya menampilkan video-video tak pantas hingga video konspirsi yang sudah jelas merupakan konten tak pantas bagi anak-anak. Sedangkan pihak layanan sendiri mengaku telah melakukan suatu mengenai hal tersebut.

Baca juga : Bahaya, Video Teori Konspirasi Tiba-Tiba Ada di Youtube Kids

Namun ternyata apapun yang dilakukan oleh platform berbagi video itu tidaklah cukup. Dalam sebuah laporan disebutkan meski perusahaan mengaku telah menerapkan filter untuk video anak-anak, namun nyatanya video senonoh masih terdapat di YouTube Kids. Konten tak pantas ini merupakan salah satu karakter yang menjadi favorit anak-anak, tapi konten dibalut dengan video yang tidak cocok untuk usia anak-anak.

Salah satu konten seperti tokok Peppa Pig yang ditipu makan daging babi dan ada juga krakter kartun yang diumbar seksualitasnya. Selain itu ada pula upaya penggambaran bunuh diri dan sejumlah video yang menunjukan hal tidak pantas untuk anak-anak, misalnya saja aborsi. Lantas bagaimana tanggapan YouTube?

YouTube-Kids
[email protected]

Mengenai hal ini, perusahaan mengaku telah melakukan tindakan berupa melindungi keluarga yakni dengan menghilangkan sedikit demi sedikit konten senonoh yang ada di platformnya. ‘Kami telah lakukan tindakan untuk keluarga dengan lebih baik lagi di Youtube dan salah satunya menurunkan konten dengan lebih cepat’ ujar pihak YouTube.

Baca juga :  YouTube Bakal Sertakan Link Wikipedia di Video Demi Perangi Hoax!

Bukan itu saja, layanan milik Google ini juga menyebut jika mereka telah mempekerjakan lebih banyak orang. Dilakukan hal tersebut guna menangani konten-konten yang dianggap melanggar aturan. YouTube pun mengaku jika mereka telah memutus aliran pendapatan ke sejumlah konten yang dianggap menyesatkan atau tidak patut untuk anak-anak tersebut.

Sementara itu diketahui jika belum lama ini teori konspirasi berhasil menyusup layanan YouTube Kids dan dikhawatirkan akan meracuni pikiran anak-anak. Teori konspirasi tersebut ditemukan oleh Business Insider yakni terdapat banyak video teori konspirasi mulai dari bumi datar, pendaratan di bulan yang tak pernah terjadi hingga planet diperintah oleh manusia reptil hybrid.

Baca juga :  Makin Keren, YouTube Usung Fitur anyar Serupa Efek Layar Hijau !