Wow! Kecerdasan Buatan Bisa Kalahkan Manusia dalam Tes Membaca

0
329
copyright©Thedrum

Kecerdasan Buatan Milik Alibaba Berhasil Menang dari Manusia dalam Tes Membaca

Eratekno.com – Kalian mungkin pernah mendengar kemampuan teknologi kecerdasan buata AI (Artificial Inteligence) yang mampu mengalahkan manusia?

Ya, belum lama ini, program kecerdasan buatan milik Google, AlphaGo mengalahkan juara dunia permainan papan khas Tiongkok, Go.

Yang terbaru, program kecerdasan buatan milik Alibaba mampu mengalahkan manusia dalam sebuah tes membaca. Hal ini di umumkan oleh Alibaba bahwa program kecerdasan buatan miliknya berhasi mengalahkan manusia dalam sebuah tes komprehensi membaca tingkat global.

Baca juga: Smartphone dengan Kamera Standar DSLR Siap Dibesut Huawei

Di lansir dari laman Ubergizmo pada rabu (17/1/2018), progrom kecerdasan buatan tersebut d kembangka oleg unit riste Alibaba, Institute of Data Science of Technologies. AI milik Alibaba ini mendapatkan skor 82,44 dalam tes matematika eksakta dari Stanford Questioning Answering Dataset, sementara nilai lawannya yang adalah manusia dalah 82,3014.

Berdasarkan proses penilian yang di lakukan dengan menilai jawaban dan membandingkannya dengan respon manusia rata-rata. Hasilnya, kecerdasan buatan milik Microsoft dan Alibaba berhasil memenangkan skor dengan margin tertipis.

Alibaba menjelaskan, program kecerdasan buatan mereka mampu menang melawan kecerdasan manusia lantaran model neural network mereka berbasil pada Hierarchical Attention Network. Jaringan tersebut memungkinkan kecerdasan buatan untuk membaca konteks paragraph, kalimat hingg kata dengan tujuan untuk mengidentifikasi frase yang memiliki jawaban potensial.

Kecerdasan Buatan
Copyright©Geneloka

Baca juga: Makin Canggih, Kini Diagnosa Penyakit Jantung dan Kanker Bisa dengan Kecerdasan Buatan

Sementara itu, Kepala Ilmuwal di Alibaba meyakini teknologi kecerdasan buatan bisa di terapkan secara bertahap di berbagai hal.

“Misalnya untuk diterapkan di layanan pelanggan, tutorial museum, hingga menjawab pertanyaan medis dari pasien. Dengan demikian, kecerdasan buatan akan mengurangi kebutuhan akan masukan manusia,” katanya.

Sebagai informasi, Stanford Questionung Answering Dataset memiliki lebih dari 100 ribu pertanyaan yang jawabannya berasal dari 500 artikel Wikipedia.

Sebelumnya, pemerintah Tiongkok juga mendorong pengembangan kecerdasan buatan. Perusahaan asli negeri Tirai Bambu seperti Alibaba, Baidu dan Tencent pun mengucurkan dna untuk mengembangkan teknologi AI agar tak kalah dari negera-negara barat.

Sementara itu, Usai Virtual Reality (VR), Tiongkok di kabarkan tengah membangun taman hiburan baru yang akan berbasis pada teknologi Kecerdasan Buatan (AI, Artificial Intelligence) yang menghabiskan dana hingga Rp 28 triliun.

      Baca juga Tiongkok Bangun Taman Kecerdasan Buatan, Biayanya?