Terinfeksi Malware, Google Tendang 60 Game dari Play Store !

0
400
[email protected]

Google Tendang 60 Game dari Play Store Karena Malware !

Eratekno.com Google yang baru-baru ini telah menghapus 60 aplikasi serta game dari Google Play Store terkait adanya sebuah laporan dari perusahaan keamanan Checkpoint yang menyatakan jika ada aplikasi yang mempunyai perangkat lunak jahat yang menampilkan iklan pop-up p0rnografi dalam game.

Hal tersebut dapat sangat mengganggu cerita game, yakni sebagian besar gam yang terinfeksi oleh malware tersebut yang ditujukan untuk anak-anak. Malware ini bernama adult swine.

Baca Juga : Diam-Diam Google Akuisisi Startup yang Ubah Layar Smartphone Jadi Speaker

Dengan adanya berita laporan dari sebuah perusahaan keamanan yang menyatakan iklan tersebut sering mengganggu dan tidak pantas, sebab bernilai p0rnografi yang mana ditujukan untuk pengguna dewasa, namun untuk anak-anak sangat tidak pantas ada di dalam game mobil.

[email protected]

Malware tersebut yang difungsikan untuk iklan yang menipu sehingga dapat mengelabui pengguna. Yang mana yang paling mengejutkan dengan adanya iklan pop-up yang mengatakan jika perangkat anda telah terinfeksi oleh virus.

Baca Juga : Google Wallet dan Android Pay Kolaborasi Jadi Google Pay !

Sehingga mereka yang mengklik iklan tersebut, mereka akan dialihkan ke Play Store untuk mendownload sebuah aplikasi anti virus yang kemungkinan bukan anti virus sebenarnya.

Malware yang mencari iklan dari penyedia iklan utama yang tak memberikan izin konten mereka menggunakan dengan cara tersebut. ada sejumlah iklan yang berasal dari pustaka iklan pada malware dimana iklan tersebut menyematkan iklan p0rno.

Checkpoint tersebut yang melaporkan adanya temuan iklan dengan berkedok malware dengan iklan dewasa tersebut melaporkan ke Google dan akhirnya aplikasi tersebut berhasil dikeluarkan dari Play Store.

Sebelumnya juga beredar malware ExpensiveWallpaper yang bersembunyi dalam aplikasi-aplikasi wallpaper, yang mana hal tersebut dapat lolos dari proteksi anti malware yang ada di Google Play Store.

Sedangkan cara yang digunakan untuk pengembang malware untuk mengenkripsi sebuah kode berbahaya ke dalam aplikasi tanpa tidak terdeteksi oleh proteksi anti malware.

Namun akhirnya aplikasi-aplikasi tersebut telah dihapus dari Play Store sehingga sekarang sudah aman.

Baca Juga : Diblokir, eSports Jadi Pilihan Google Untuk Tembus Tiongkok