Jago Buat Smartphone Kece, Google Loyo Dalam Penjualannya

0
230
google
copyright©KliknKlik

Google Handal Buat Smartphone Kece tapi Payah Saat Penjualan, Kok Bisa Ya?

Eratekno.com – Seperti diketahui jika beberapa waktu terakhir Google terus mengembangkan bisnisnya dengan mengakusisi sejumlah perusahaan teknologi lainnya. Seperti halnya yang terakhir, perusahaan tersebut telah mengakusi tim pengembang desain dari smartphone HTC.

Melihat hal itu, sepertinya raksasa teknologi asal Mountain View, Amerika Serikat (AS) tersebut lebih serius menggarap smartphone. Seperti laporan dari IDC, disebutkan jika perusahaan teknologi ini pada tahun 2017 lalu hanya mengapalkan sebanyak 3,9 juta unit Google Pixel.

Baca juga : Konsumen Bakal Kecewa, Samsung Galaxy Note 9 Urungkan Penggunaan Sensor Pemindai Sidik Jari di Layar

Mesi terlihat sangat kecil untuk ukuran perusahaan sebesar Google, namun angka tersebut sudah naik dua kai lipat dibandingkan pengapalan Pixel tahun sebelumnya. Tercatat bahwa Apple berhasil mengapalkan produknya 215,8 juta unit iPhone pada tahun 2017. Dihitung rata-rata dalam seminggu, Apple menghasilkan angka sekitar 4,15 juta unit. Dengan perhitungan tersebut sudah jelas, jika angka yang ditorehakan Apple lebih besar dibandingan unit Pixel yang kapalkan oleh Google dalam satu tahun belakangan.

Cukup diketahui Google sendiri mulai terjun ke dunia industri smartphone dapat dikatakan masih baru atau masih seumur jagung. Perangkat Pixel pertama kali dirilis pada tahun 2016 dan disusul dengan kehadiran Pixel 2 serta Pixel 2 XL yang diperkenakan sekitar bulan Oktober 2017. Dua Pixel terakhir tercatat mendapatkan sambutan cukup positif, sehingga angka penjualan naik dua kali lipat dari sebelumnya.

google
copyright©drodlime

Untuk permulaan saat itu perusahaan tersebut hanya memasarkan Pixel ke enam hingga paling anyak delapan negara. Pemasaran perangkat ini pun tergantung model yang diinginkan di pasaran. Dan karena melihat hal tersebut, banyak dari analis pasar menganggap jika Google tidak serius berkompetisi.

Selain itu Google sendiri tak boleh menganggap sepele kerjaan ritel Apple. Salah satu perusahaan terbesar di dunia itu tercatat memiliki 499 ritel yang tersebar di 22 negara. Selain memberikan sebuah pasukan tenaga kerja, toko-toko tersebut juga menghadrikan purna jual.

Melihat dari Apple, hal itulah yang belum dimiliki oleh Google saat ini. Terkadang sejumlah perangat muncul atau dipasarkan secara offline di toko-toko elektronik dan kadang pula dijual online melalui beberapa e-commerce. Namun kehadiran ritel tidak ada dan begitu pula layanan sistem pendukungnya.

Baca juga : Xiaomi Resmi Hadirkan Redmi Note 5 dan Redmi Note 5 Pro, Smartphone RAM 6 GB dengan Harga Miring

Pada awal penjualan Pixel pertamanya sendiri Google menemui banyak masalah. disamping angka penjualan relatif kecil, salah satu yang menjadi masalah yakni keterbatasan stok yang semestinya sudah diantisipasi jauh-jauh hari. Namun sepertinya masalah distribusi pasokan sepertinya sudah diperbaik yakni terbutki Pixel 2 secara konsisten selalu tersedia di pasaran.

Akan tetapi kini yang perlu diantisipsi yakni mengenai harga jual. Satu hal yang tak banyak diketahui orang, jika smartphone Google harganya lebih tinggi dibandingkan iPhone. Tercatat ponsel termurah mereka yakni Pixel 1 dibanderol dengan harga 549 dollar Amerika Serikat (AS), bahkan itu sudah mendapat potongan sebsaar 100 dollar AS.

Sementara itu masalah ini tentunya menjadi pekerjaan rumah tersediri untuk Google. Mereka harus menyelesaikan tahun ini dan hadir dibanyak negara serta memperbanyak ritel menjadi solusi yang tepat. Hal itu mungkin perlu dilakukan agar raksasa teknologi itu sukses di dunia smartphone.

Baca juga : Tak Ingin Boros, Ini Nih Cara Menghemat Kuota Internet Saat Menggunakan WhatsApp