Keren…. Jadi Joki Mobile Legends, Gamer ini Dibayar Rp 21 Juta !

0
624
gamer
[email protected]

Joki Mobile Legends ini Dibayar Rp 21 Juta !

Eratekno.comMobile Legends merupakan salah satu game mobile yang populer yang digemari pengguna gadget di Indonesia. Kehadiran game tersebut mampu menciptakan peluang kerja tersendiri bagi pemainnya.

Peluang kerja yang dimaksud yakni menjadi joki Mobile Legends. Sebetulnya joki game bukan hal yang baru. Sejak zaman game PC online, joki atau jual beli akun game sudah jadi hal yang lumrah.

Baca Juga : Emulator Konsol Game Terbaik Untuk Android !

Tetapi jasa tersebut kembali muncul di era kepopuleran game Mobile Legends. Bahkan ada seorang joki game Mobile Legends yang mengaku mendapat pesanan dalam jumlah uang yang tidak sedikit, yakni Rp 21 juta.

[email protected]

Juragan joki Mobile Legends tersebut yang bernama Julio Kalalo yang mengkonfirmasi jika pesanan tersebut didapat dari seorang gamer asal Pekanbaru. Namun pertama ia tak yakin dengan pesanan tersebut.

Ya, awalnya saya kira juga biasa lah PHP (Pemberi Harapan Palsu). Eh, enggak tahunya beneran ditransfer uang DP Rp 11 juta,” ucapnya via telepon, Senin (8/1/2018).

Ungkap Julio, pesanan tersebut yang diperuntukkan untuk mengkatrol peringkat dalam game. Pesanan tersebut ingin Julio agar menaikkan peringkat dari Epic menjadi Mythic bintang 1.000, kepada gamer yang tidak disebutkan namanya tersebut.

Baca Juga : Tips Agar Bermain Game HD di Android Lancar Dan Tidak Lag !

Sekedar informasi, peringkat merupakan hal yang penting dalam game Mobile Legends. Peringkat semakin tinggi, maka semakin tinggi pula gengsi diantara gamer.

Bukan itu saja, hal tersebut dapat menjadi ajang pamer, sebab peringkat yang tinggi dapat menciptakan peluang untuk populer.

Julio yang sudah sekian lama menggeluti jasa joki. Ia juga pernah membuka jasa joki untuk game Clash of Clans, Clash Royale dan Lets Get Rich. Sementara untuk Mobile Legends ia yang baru mulai pertengahan November 2017.

Sebetulnya peluang tersebut sudah ia lirik sejak lama, antara bulan april – Juni. “Saya lihat teman-teman saya buka jasa waktu itu, lalu saya berpikir ‘ini menarik bisa menghasilkan uang’. Akhirnya coba iseng-iseng menawarkan di Instagram,” paparnya.

Baca Juga : Awas, Kecanduan Main Game Masuk Kategori Gangguan Mental Lho !