Dianggap Oleh Sebagian Orang Tak Bermanfaat, Main Gim Ternyata Bisa Hasilkan Puluhan Miliar, Ini Buktinya!

0
399
esports
[email protected]

Diremehkan, Ternyata Atlet eSports Main Gim Bisa Hasilkan Puluhan Miliar

Eratekno.com – Siapa yang gemar main game? Ya, bila dulu gim hanya sekedar hobi semata, namun sekarang lain lagi. Saat ini sudah banya pecinta gim yang menjadikannya sebuah mata pencarian yakni melalui eSports.

Layaknya tim olahraga, para atlet eSports profesional pun juga mempunyai tim yang diurus oleh manajer selayaknya tim olahraga lainnya. Lantas berapakah penghasilan seorang gamer profesional?

Baca juga : Wow Berhadiah Rp 4,1 Miliar, Turnamen eSports GESC Indonesia Dota 2 Minor Siap Digelar di Indonesia

Penghasilan para atlet eSports pun tak haya Rp 100 sampai 200 ribu saja, melainkan bisa mencapai puluhan miliar rupiah. Tidak percaya? terbukti dari 50 atlet eSports terkaya, atlet yang menempati posisi 50 saja bisa meraih penghasilan sebanyak 941 dollar Amerika Serikat (AS) atau setara dengan Rp 12 miliar. Sedangkan untuk atlet eSports di peringkat sepuluh besar, rata-rata penghasilan mereka sudah di atas 1,9 juta dollar AS atau setara Rp 20 miliar.

esports
[email protected]

Kemudian untuk posisi tiga besar atlet eSports terkaya di dunia diduduki oleh Saahil Aror dari Amerika Serikat. Pria tersebut tercatat memiliki pendapatan sebesar 2,9 dollar AS atau setara dengan Rp 39 miliar. Berjarak satu peringkat di atas Sahil tepatnya diposisi dua ada Amer Barqwi dari Yordania dengan penghasilan sebesar 3,1 dollar AS atau setara Rp 42 miliar.

Sedangkan untuk peringkat pertama diduduki oleh Kuro Takhasomi dari Jerman. Pria berusia 25 tahun tersebut tercatat memiliki penghasilan mencapai 3,5 juta dollar AS atau setara Rp 48 miliar. Cukup diketahui pula jika para atlet eSports yang berpenghasilan fantastis tak hanya terpusat di Eropa saja, namun juga terdpat di belahan dunia seperti Tiongkok, Kanada, Pakistan, Singapura dan Korea.

Baca juga : Widih Keren, Tiongkok Berencana Bangun Stadion eSports Besar Lho, Seperti Apa?

Sementara itu, mayoritas atlet eSports tersebut mendapat penghasilan fantastis dari gim Dota 2. Gim ini menjadi populer di kalangan gamer sejak dirilis pada 9 Juli 2013. Dota 2 sendiri memiliki ganre Multiplayer Online Battle Arena (MOBA) dan genre ini pun semakin populer, sebab mengajak pemainnya untuk membentuk tim untuk bertanding bersama-sama. Kemudian selain Dota 2, gim League of Legends yang mempunyai genre MOBA juga diminati di kalangan pemain e-Sports.

Sementara itu berkaitan dengan kompetisi eSports, Olympyc Council of Asia dan Alisport mengumumkan turnamen gim ini akan menjadi salah satu cabang olahraga yang bakal dipertandingkan pada Asian Games 2022 di Tiongkok. Dengan rencana ini, eSports selangkah lebih dekat untuk dipertandingkan di ajang olahraga besar lainnya seperti Olimpiade.

Baca juga :  Final Liga Mobile Legends, 8 Tim Terbaik ini Siap Rebutkan hadiah Ratusan Juta !