Gawat! WhatsApp Punya Bug, Obrolan di Grup Bisa Bocor?

0
491
whatsapp
[email protected]

Peniliti Asal Jerman Temukan Bug Pada WhatsApp, Obrolan Grup Bisa Bocor

Eratekno.com – Baru-baru ini seorang peniliti kenamaan di Jerman menemukan bug di WhatsApp. Bug tersebut memungkinkan seseorang mengetahui obrolan dalam grup WhatsApp meski percakapan tersebut terenkripsi.

Kerentanan tersebut akan terjadi saat hacker mengakses ke server WhatsApp untuk mengakses obrolan gurp. Di beritakan Wired, celah itu juga mempengaruhi aplikasi pesan Signal dan Threema, meski dampaknya terbilang rendah.

WhatsApp sendiri saat hacker mengendalikan server WhatsApp, bahkan hacker dapat memasukkan anggota baru ke dalam drup. Hal tersebut juga bisa di lakukan jika admin grup tak mengizinkan. Serangan ini memanfaatkan bug WhatsApp, dimana perusahaan tak menerapkan mekanisme otentikasi untuk undangan anggota baru ke dalam grup.

Baca juga: Cara Cegah Sembarang Orang Lihat Status WhatsApp Kamu, Intip Yuk!

Setelah hacker menambahkan anggota baru, secara otomatis ia akan mengetahui apa yang di bicarakan dalam grup. Para peniliti yang memaparkan temuannya dalam sebuah proses paper ini menyebutkan bahwa hacker yang memiliki akses ke server WhatsApp mampu secara selektif memblokir setiap pesan dalam grup sehingga anggota yang belum membacanya tak mengetahui pesan tersebut.

Copyright©Bernas

Semantara itu, WhatsApp sendiri telah mengonfirmasikan tentang temuan peniliti keamanan tersebut. perusahaan menyebutkan bahwa pihaknya menilai resiko tersebut sangat terbatas karena tidak ada yang bisa secara diam-diam bergabung dalam obrolan grup WhatsApp. Maksudnya, anggota grup akan mengetahui orang yang patut di curigai di grup mereka.

Baca juga: WhatsApp Siapkan Fitur Baru Demi Kemudahan Pengguna, Apa Itu?

“Kami telah meneliti masalah ini dengan seksama. Anggota yang exist akan diberitahu ketika orang baru ditambahkan ke grup WhatsApp. Kami membuat WhastApp agar pesan grup tidak dapat terkirim ke pengguna lain. Privasi dan keamanan pengguna sangat penting bagi kami. Itulah sebabnya kami membuat semua pesan WhatsApp bersifat end-to-end yang dienkripsi,” papar juru bicara WhatsApp yang dikutip TechCrunch.

Aplikasi WhatsApp kini memang tengah populer. Tak heran jika celah yang di temukan turut menimbulkan keresahan sehingga menjadi perhatian banyak peneliti.

Sementara itu, big di bug di Signa menggunakan protocol enkripsi dasar yang sama seperti WhatsApp. Peneliti menemukan kerentanan yang sama seperti WhatsApp yang akan mempengaruhi obrolan.

     Baca juga Ciri-Ciri Anda Diblokir di WhatsApp