Karena Skandal Kebocoran Data, Facebook Didenda Rp 9.5 Miliar

0
249
[email protected]

Facebook Didenda Rp 9.5 Miliar

Eratekno.com – Pemerintah Inggris melalui Information Commisioner’s Office (ICO) menjatuhkan sanksi berupa denda kepada Facebook, berkaitan dengan skandal kebocoran data yang melibatkan Cambridge Analytica.

Baca Juga: Makin Canggih, Instagram Hadirkan Fitur Group Video Call ! Cobain Yuk

Layaknya dikutip Detik dari The Guardian, Rabu 11 Juli 2018, denda ini dijatuhkan sebagai sanksi untuk dua pelanggaran terhadap Data Protection Act yang dilakukan oleh Facebook.

Adapun besaran denda yang dikenakan Inggris pada raksasa jejaring sosial ini adalah GBP 500 ribu (Rp 9.5 Miliar) yang merupakan nilai maksimal.

ICO menganggap Facebook telah gagal melindungi informasi penggunanya dan tidak bersikap transparan mengenai bagaimana data tersebut diambil oleh pihak lain.

Facebook
[email protected]

Baca Juga: Wajib Baca ! Ini Tips Agar Akun Facebook Anda Tetap Aman ! Simak ya Guys

“Facebook telah gagal menyediakan perlindungan yang harus mereka sediakan di bawah Data Protection Act,” kata Information Commisioner, Elizabeth Denham.

“Denda dan tuntutan menghukum aktor jahat. Tetapi tujuan utama saya adalah untuk melakukan perubahan dan mengembalikan kepercayaan di sistem demokrasi kami,” lanjutnya.

Chief Privacy Officer Facebook Erin Egan mnengatakan seharusnya Facebook bertindak lebih cepat dalam menginvestigasi klaim tentang Cambridge Analytica.

“Seperti yang telah kami katakan sebelumnya, kami seharusnya melakukan lebih banyak untuk menginvestigasi klaim tentang Cambridge Analytica dan mengambil tindakan di 2015,” kata Egan menanggapi denda yang dijatuhkan kepada Facebook.

“Kami sedang meninjau laporan tersebut dan akan memberi respon kepada ICO secepatnya,” tambahnya.

Denda ini setara dengan pemasukan yang diterima oleh Facebook setiap 5.5 menit di kuartal pertama tahun 2018. Karena waktu kebocoran data terjadi sebelum disahkannya General Protection Regulation (GDPR), ICO menjatuhkan denda sesuai dengan Data Protection Act yang menetapkan jumlah maksimal GBP 500 Ribu.

Baca Juga: Meski Satu Atap, Namun Karyawan Facebook dan WhatsApp Tak Harmonis ! Penyebabnya ?