Keren, Facebook Kembangkan Teknologi AI Untuk Deteksi Penyakit Dalam

0
1567
Copyright©Tech Viral

Facebook Kembangkan Teknologi AI untuk Mesin MRI

Eratekno.comFacebook, perusahaan sosial media ini dikabarkan sedang menggarap proyek baru berbasis kecerdasan buatan (AI). Proyek tersebut bergerak pada bidang kesehatan dan mereka menjalin kerjasama dengan Departemen Radiologi New York University (NYU).

Facebook dan NYU ingin mempercepat proses scan (Pemindaian) dengan Magnetic resonance Imaging (MRI). Selama ini, teknologi MRI ini sangat membantu untuk mendeteksi beragam penyakit pasien keseluruhan.

Baca juga: Cara Download Video Facebook Tanpa Aplikasi di Android

Nah untuk menggunakan MRI ini sebelumnya, membutuhkan waktu pemindaian kurang lebih selama 30-40 menit. Dimana seseorang harus berbaring lalu masuk kedalam sebuah tabung pemindaian. Dengan teknologi baru yang dikembangkan Facebook dan NYU tersebut, diharapkan bisa melakukan proses pemindaian 10x lebih cepat nantinya.

Hal ini dikarenakan, AI yang dikembangkan tersebut mampu mengakses hingga 3 juta gambar MRI dari 10.000 kasus penyakit klinis. Dan hasilnya, seluruh pola yang terekam bakal mempercepat hasil scan MRI tadi.

Copyright©Tech Viral

Namun pihak Facebook juga sesumbar, jika semua data klinis tersebut bakal bersifat anonim. Jadi dijamin tidak akan ada data pasien yang bakal bocor, kecuali pola-pola penyakit yang teridentifikasi oleh MRI tadi.

Baca juga: Dijual Seharga Rp 1,8 Miliar, Seperti Ini Wujud iPhone 2018

Karena prosesnya yang semakin cepat, diharapkan teknologi baru dari Facebook ini mampu mengurangi rasa tegang bagi psikologis pasien. Namun ada kontoversi jika sistem MRI berbasis AI bisa saja memberikan data yang kurang lengkap nantinya?

Facebook mengakui hal tersebut, dan mereka berdalih jika semakin banyak data yang diakses, maka kemampuan AI dari MRI itupun bakal semakin cerdas dan bisa mengurangi resiko tersebut.

“Kuncinya adalah melatih AI untuk mengenali struktur dasar gambar pemindaian untuk memperkaya pandangan analisisnya.Pendekatan dengan AI serupa dengan manusia memroses informasi. Ketika manusia mengalami sesuati, otak manusia kerap menangkap gambaran yang tak utuh. Karenanya, perlu ada respons untuk lebih memahami pengalaman tersebut,”  kata Facebook, dikutip dari laman KompasTekno.

Namun mengenai kapan ketersediaan teknologi ini, pihak Facebook masih belum memberikan bocoran informasi. Jadi kita tunggu saja.

baca juga: Wow, Inilah 5 Postingan yang Sering Bikin ‘Tegang’ di Facebook