WhatsApp Sedang Uji Coba Fitur Penangkis Link Mencurigakan

0
234
copyright©metronews

WhatsApp Berencana Tangkis Link Mencurigakan

Eratekno.com – Penyebaran berita palsu sekaligus provokasi tentang penculikan anak yang beredar luas melalui WhatsApp di India sudah banyak memicu pertikaian bahkan sampai menelan korban jiwa. Layanan milik Facebook ini pun akhirnya sampai ditekan oleh pemerintah India untuk memberikan sebuah filter untuk mencegah penyebaran berita pasu dan konten provokatif di dalam platformnya.

Baca Juga: Jadi Mudah, Kini Rekam Pesan Suara di WhatsApp Tak perlu Tahan Tombol Lagi !

Menurut kutipan dari blog WABBetainfo, saat ini WhatsApp tengah melakukan pengujian fitur baru pada versi beta WhatsApp 2.18.206. fitur tersebut nantinya akan mendeteksi link-link mencurigakan untuk memperingatkan pengguna sebelum membuka tautan tersebut.

Fitur ini nantinya akan menjalankan pemeriksaan latar belakang dari setiap tautan yang dibagikan untuk memverivikasi apakah informasi tersebut benar atau tidak. Nantinya jika link tersebut dinilai mencurigakan, aka nada tulisan “suspicious link detection” atau link mencurigakan.

Jika nantinya pengguna tetap memutuskan untuk mengabaikan peringatan tersebut, maka pihak WhatsApp akan kembali memunculkan peringatan dan menanyakan apakah mereka yakin ingin lanjut untuk membukanya.

Baca Juga: Segera Update, Fitur Video Call Beramai-ramai WhatsApp mulai Disebar ! Selengkapnya

WhatsApp
copyright©kompastekno

Sebelumnya, WhatsApp sendiri juga telah menawarkan kepada para peneliti dana hibah untuk mempelajari soal penyebaran Hoax di India. Jika proposal yang diajukan peneliti ini diterima, mereka akan mendapatkan dana hibah sebesar USD 50.000 atau sekitar Rp 720 Juta.

Dana tersebut kemudian digunakan untuk meneliti beberapa aspek dari berita palsu di dalam WhatsApp seperti isu yang berkaitan dengan pemilihan umum, konten viral dan literasi digital.

“Kami akan secara serius mempertimbangkan proposal dari perspektif ilmu sosial dan teknologi yang mengusulkan proyek yang akan memperkaya pemahaman kami tentang masalah misinformasi di WhatsApp,” demikian pengumuman WhatsApp.

Baca Juga: Wajib Baca, 5 bahaya yang Disebar Hacker Melalui WhatsApp ! Selengkapnya