Ada Apa, FBI dan CIA Larang Warga AS Tak Pakai Huawei dan ZTE ?

0
381
[email protected]

FBI dan CIA Imbau Warga AS Tak Pakai Huawei dan ZTE ?

Eratekno.com – Pemerintah Amerika Serikat yang mencurigai jika Chia dapat mematai-matai negerinya melalui bermacam perangkat elektronik serta telekomunikasi buatan pabrikan swasta.

Belum lama ini para pimpinan beberapa lembaga penegak hukum serta dinas intel di Amerika Serikat yang mengumumkan imbauan agar warga AS tak menggunakan produk-produk serta jasa yang berasal dari perusahaan China, yakni ZTE dan Huawei.

Baca Juga : Huawei Bakal Gunakan Nama MateX pada Smartphone Barunya?

Imbauan tersebut yang diumumkan oleh kepala Central Intelligence Agency (CIA), Federal Bureau of Investigation (FBI), National Security Agency (NSA), dan Director of National Intelligence AS dalam sebuah sesi dengar pendapat Senate Intelligence Committee, pekan ini.

Huawei
[email protected]

Kami sangat khawatir soal risikonya apabila membiarkan perusahaan atau entitas terkait dengan pemerintah asing -yang tidak memiliki pandangan sama dengan kita- masuk dan menguasai jaringan telekomunikasi kita,” ujar Direktur FBI Chris Wray.

Hal ini memberikan peluang untuk memodifikasi atau mencuri informasi, sekaligus kemampuan untuk melakukan spionase tanpa terdeteksi,” lanjut Wray, seperti yang dikutip oleh KompasTekno dari CNBC, Jumat (15/2/2018).

Baca Juga : Terungkap, Beginilah Posisi Tiga Kamera Belakang Huawei P20 Plus

Huawei dan ZTE merupakan pabrikan perangkat infrastruktur telekomunikasi dan smartphone yang produknya telah digunakan diseluruh dunia, tetapi kesulitan untuk masuk pasar AS sebab dicurigai dengan memfasilitasi spionase bagi pemerintah China.

Seperti bulan lalu, dimana Huawei ketika meluncurkan smartphone flagship Mate 10 Pro di negeri Paman Sam, yang bekerja sama dengan operator AT&T menarik diri disaat terakhir, diperkirakan adanya faktor tekanan politik.

Di sisi lain, pihak Huawei yang mengungkapkan sudah mengetahui tentang adanya imbauan dari para pimpinan dinas intel AS tersebut, dan menyatakan jika pihaknya sudah dipercaya oleh pemerintah serta pelanggan di lebih dari 170 negara. “(Huawei) Tak memberikan risiko keamanan siber yang lebih besar dibandingkan vendor ICT lain manapun,” sebut seorang juru bicara perusahaan.

Walau begitu, pemerintah Amerika Serikat nampaknya bakal meluncurkan langkah untuk menyiapkan peraturan yang keras untuk melarang pegawai negeri AS menggunakan ponsel ZTE dan Huawei.

Baca Juga : Ini Dia Spesifikasi Meiigoo Mate 10, Smartphone Monster Mirip Huawei Mate 10!