Ada Aplikasi Samsung Palsu yang ‘Nipu’ Jutaan Pengguna, Kamu Korbannya?

0
167
Copyright©Tech Lapse

Aplikasi Samsung Palsu Nongol di Play Store

Eratekno.com – Saat ini di PlayStore memang ada banyak sekali aplikasi yang disediakan untuk memenuhi kebutuhan kita sebagai pengguna smartphone. Akan tetapi sebelum memasangnya, pastikan anda harus jeli dalam memilih aplikasi. Karena meski Google sudah melakukan uji keamanan, rupanya masih ada aplikasi palsu yang berkeliaran.

Dan salah satu aplikasi Samsung palsu adalah sebuah aplikasi yang menyamar sebagai Updates for Samsung. Sebaiknya kamu menghindari aplikasi ini.

Baca juga: Stok Membludak, Harga Redmi Note 7 Offline Dipangkas Tinggal Segini!

Awalnya aplikasi Samsung palsu tersebut menjanjikan akan menyelesaikan beberapa masalah non teknis. Selain itu aplikasi tersebut juga mengiming-imingi para pengguna dengan menyediakan lokasi terpusat sehingga membuat para pengguna dapat mendonwload firmware dan melakukan update OS.

Namun sayangnya, ketika sedang di download aplikasi tersebut malah mengarahkan para pengguna ke sebuah situs beriklan dan berbayar. Terhitung sudah lebih dari 10 juta pengguna Samsung yang tertipu dengan aplikasi palsu itu.

Copyright©Tech Lapse

Melihat hal tersebut analis malware dari CSIS Security Group Aleksejs Kuprins mengatakan jika pihaknya sudah melakukan konfirmasi kepada Google. Tak hanya itu Kuprins juga meminta Google untuk menghapus aplikasi Samsung palsu itu dari PlayStore.

Baca juga: Deretan Smartphone Android Keren yang Bakal Rilis Bulan Juli 2019, Mana Favoritmu?

Selain itu Kuprins juga mengatakan jika aplikasi tersebut sengaja dibuat sebagai peluang untuk memanfaatkan para pengguna yang mengalami kendala dalam melakukan update firmware.

Sebagai pengguna kita juga harus teliti, sejak di awal pengunduhan aplikasi tersebut langsung mengarahkan ke situs beriklan dan berbayar. Bahkan aplikasi ini sama sekali tidak ada afiliasisnya dengan Samsung.

Aplikasi palsu ini juga hanya mencantumkan sebuah domain update[.]com pada sebuah situs WebView Android Browser. Gawatnya lagi, melalui situs tersebut aplikasi bodong ini juga menawarkan pembaruan firmware secara gratis.

Dan bahkan ada yang berbayar, untuk firmware berbayar juga diklaim sebagai update resmi. Setelah ditelusuri, situs yang mengatasnamakan sebagai aplikasi Samsung tersebut hanya memiliki kecapatan unduh gratis sebesar 56 KBps dan bahkan tidak semua firmware gratis bisa terunduh.

Dengan adanya masalah tersebut, kemudian aplikasi palsu ini kembali menjebak para pengguna dengan membeli paket premium yang dipatok seharga USD 34,99 atau setara dengan Rp. 493 ribuan.

Aksi tersebut bisa dikatakan sebagai penipuan, akan tetapi pihak Kuprins mengatakan jika aplikasi Samsung palsu ini bukanlah malware. Dikarenakan aplikasi ini tidak melakukan tindak kejahatan tanpa persetujuan dari pengguna.

Baca juga: Samsung Galaxy A30 Dapatkan Update Firmware, Apa yang Baru?