Ada Larangan Pakai Aplikasi WhatsApp, Kenapa YA?

0
245
Copyright©Express

Ternyata Ini Lho Alasan Dilarang Gunakan WhatsApp !

Eratekno.comSaat ini WhatsApp memang menjadi aplikasi pesan singkat sejuta umat yang punya banyak sekali pengguna dari berbagai penjuru dunia. Bahkan kini pengguna aplikasi pesan singkat besutan Facebook ini mencapai 2 milliar pengguna.

Namun sayangnya dibalik kesuksesan yang di raih oleh WhatsApp, aplikasi chatting ini menuai banyak kontroversi belakangan ini. Yups, kini aplikasi yang telah di akusisi oleh Facebook ini tengah menjadi sorotan, terutama mengenai keamanannya.

Meski telah di enkripsi end to end, WhatsApp di kabarkan masih punya celah keamanan yang bisa di akses oleh hacker. Bahkan beberapa waktu lalu ada seruan untuk menghapus aplikasi ini dari beberapa pihak.

Baca juga : Fitur Idaman Pengguna Ini Bakal Hadir di WhatsApp Web, Kapan?

Dan yang terbaru Komisi Uni Eropa mengimbau kepada para staf-nya agar tak menggunakan aplikasi ini, Facebook Messenger dan sejenisnya untuk berkomunikasi.

Sebagai gantinya mereka di sarankan untuk menggunakan aplikasi terenkripsi Signal. Menurut laporan Politico, imbauan ini di sampaikan pada awal Februari 2020 lalu melalui memo internal tersebut. Signal bakal dipakai untuk komunikasi eksternal antara staf dengan pihak luar organisasi.

Copyright©Dailysocial

“Signal telah dipilih sebagai aplikasi yang direkomendasikan untuk perpesanan publik,” tulis Executive Komisi UE, seperti dilansir dari The Verge, Senin (2/3/2020). Menurut Politico, Signal tak sepenuhnya akan digunakan untuk berkomunikasi.

Baca juga : Meski Sering Jadi Bahan Hack, Bukti WhatsApp Jadi Aplikasi Paling Laris Didunia!

Email terenkripsi bakal digunakan untuk informasi sensitive dan klarifikasi dokumen yang lebih ketat akan ditingkatkan. Inisiatif ini muncul setelah meningkatnya perhatian lembaga ini akan kasus pembobolan data. Pada Juni 2018, dilaporkan kedutaan besar Uni Eropa di Moscow dibajak hacker dan mencuri data dari jaringan.

Akhir Desember lalu, Partai Konservatif Inggris meminta Perdana Menteri mengganti WhatsApp dengan aplikasi chatting yang lebih aman. Sebagai informasi Signal merupakan aplikasi pesan singkat yang banyak di gunakan oleh para aktivis keamanan data dengan fitur end-to-end encryption terkuat yantg pernah ada saat ini.

Yang menarik salah satu co-foundernya adalah Brian Action. Jika kamu belum tahu Brian Action merupakan pendiri WhatsApp yang mengundurkan diri dari Facebook pada tahun 2017 silam karena tak sepakat dengan rencana monetisasi WhatsApp melalui iklan.

Baca juga : Jangan Panik, Begini Trik Agar Grup WhatsApp Kamu Tak Bisa Diakses Sembarang Orang !