Agar Aman, Pengguna Whatsapp indonesia Wajib Lakukan Ini!

0
2104
Copyright©Daily Express

Pengguna Whatsapp Perlu Aktifkan TFA dan Matikan Voicemail

Eratekno.com – Sebagai aplikasi chating dengan jumlah pengguna aktif paling banyak di seluruh dunia, maka pengguna Whatsapp telah di ingatkan mengenai potensi peretasan yang bisa dilakukan dengan mudah oleh pelaku melalui Voice Mail.

Agar aman, maka ada langkah khusus yang perlu dilakukan oleh pengguna Whatsapp. Alfons Tanujaya, Peneliti Keamanan Internet dan Cyber dari Vaksincom menjelaskan, jika memang sejauh ini belum ada kejadian pencurian password Whatsapp di Indonesia, namun bukan berati kita tidak peduli, tetap harus waspada.

Baca juga: Aman Banget, Begini Cara Kirim Foto ‘Begituan’ di Whatsapp!

“Sebenarnya ini memang harus niat banget untuk mendapatkan password WhatsApp. Pada prinsipnya begini, saat ini pengamanan dengan kredensial konvensional berupa username dan password dapat dikatakan tidak aman,” Kata Alfons dikutip dari Inet.Detik.

Tak hanya Whatsapp saja, namun hal ini juga berlaku untuk semua layanan internet, seperti Gmail, Go-Pay, dan lain sebagainya. Menurut Alfons, jika hanya mengandalkan Username dan Password itu masih belum aman, karena rentan di eksploitasi saat ini.

Copyright©Daily Express

Dan Alfons pun memberikan saran yakni dengan mengaktifkan fitur TFA (Two Factor Authentication) di dalam Whatsapp. Karena dengan begini, sekalipun para peretas berhasil mencuri informasi didalam aplikasi milik Facebook tersebut, namun akun tersebut masih tetap aman nantinya.

Baca juga: Segera Rilis Fitur Baru, Whatsapp Malah Kena Protes!

“Jadi sebenarnya sudah menjadi standar kalau harus ada pengamanan tambahan berupa Two Factor Authentication (TFA), One Time Password (OTP). Kalau mengaktifkan TFA, maka untuk instal WhatsApp ke ponsel baru akan meminta PIN yang hanya diketahui pemilik ponsel. Jadi teknik mencuri PIN hanya berlaku kalau TFA tidak diaktifkan ” Tambah Alfons.

Adapun skema pencurian password Whatsapp melalui Voice Mail ini, ia menyebutkan jika celah terdapat di voice mail operator jika nomor akses voice mail tersebut adalah nomor telepon generiknya. Di Indonesia sendiri ancaman ini relatif rendah jika dibandingkan negara lain.

“Setelah menghubungi nomor khusus yang disediakan operator untuk mendengarkan voice mail, peretas memasukkan nomor telepon WhatsApp yang ingin diretas, lalu menebak PIN voice mail. Dari situ dia bisa mendengarkan voice mail dari WhatsApp yang berisi PIN untuk mengambil alih nomor WhatsApp tersebut,” ujar Alfons.

Agar aman dari ancaman ini, maka pengguna Whatsapp selain mengaktifkan fitur TFA tadi, juga perlu menonaktifkan layanan voice mail tersebut, lantaran juga tidak digunakan. Alfons pun memberikan rincian cara mematikannya, untuk pengguna nomor Indosat Mentari, IM3, Matrix, bisa menghubungi CS di nomor (300), Operator Telkomsel Simpati, Halo melalui #222#, dan XL melalui #888#.

Baca juga: Tanpa Root! Begini Cara Merekam Video Call WhatsApp di Android dengan Mudah