Awas,, Casing Xiaomi dan iPhone Disebut Mengandung Racun ? Beneran nih

0
452
[email protected]

Cover Milik Xiaomi dan iPhone Mengandung Racun ? Ini Penjelasannya

Eratekno.com – Dewan Konsumen Shenzhen, China yang telah melakukan penelitian pada 30 penutup belakang ponsel (cover) yang diperkirakan adanya bahan material yang mengandung bahan berbahaya. Dimana sejumlah yang diantaranya terindikasi adanya zat kimia yang melebihi ketentuan. Ada sebanyak tigapuluh ponsel yang turut diteliti yang berasal dari 28 merek ponsel yang berlainan merek, termasuk Xiaomi, Huawei Hingga Apple.

Baca Juga : Penampakan Nubia Red Magic Mulai terungkap ! Siap Jegal Xiaomi Black Shark ?

Berdasarkan hasil penelitian yang menyebutkan ada tujuh diantaranya yang memakai bahan kimia berupa plasticiser dan polycyclic aromatic hydrocarbon. Yang mana zat-zat tersebut terindikasi telah melampau jumlah batas maksimal, sehingga bahan tersebut berpotensi dapat menganggu kesehatan pengguna.

[email protected]

Sementara dalam perangkat Xiaomi, telah ditemukan yang terdapat dalam penutup casing belakang tersebut yang mengandung bahan plasticier yang jumlahnya jauh melebihi batas aman. Dimana kandungan plasticier yang terdapat pada Xiaomi yang menyentuh angka 17 persen, sementara batas regulasi yang dikeluarkan di Eropa, kandungan maksimal untuk bahan kimia adalan 0,1 persen.

Baca Juga : Xiaomi Redmi Note 5 AI “Dual Camera” Resmi Meluncur di Indonesia ! Harganya ?

Yang artinya bahan kimia yang dipakai oleh Xiaomi pada cover belakang ponsel besutannya memiliki kandungan sebanyak 170 kali lipat. Tidak berhenti di satu vendor saja, kandungan berbahaya lain juga ditemukan pada penutup ponsel vendor miliki Apple. Berdasarkan hasil pengujian, terdapat kandungan bahan kimia polycyclic aromatic hydrocarbon dengan angka 50 persen, yang melebihi batas aman yang telah ditentukan oleh regulasi.

Menurut penuturan Dewan kosumen Shenzen, dimana bahan-bahan kimia yang melampaui batas tersebut dapat memicu kanker pada penggunanya. “Meski kami telah menerapkan standar internasional yang sangat ketat, ada 23 dari 30 yang tidak terindikasi menggunakan bahan berbahaya,” ungkap Dewan Konsumen Shenzhen.

Atas munculnya tuduhan tersebut, Xiaomi yang mengelak, serta mengklaim telah menerapkan sejumlah tes ketat pada ponsel besutannya. Bahkan Xiaomi menjelaskan jika sebanyak 15 tes yang telah dilakukan hingga Xiaomi memastikan kualitas produk mereka itu. Berbeda dengan Xiaomi, Apple yang belum mengeluarkan tanggapan resminya terkait penelitian ini.

Baca Juga : Xiaomi Luncurkan Smartphone Kelas Entry-Level Diotaki Snapdragon 625 !