Awas, Kecanduan Ponsel Bikin Remaja Tak Bahagia ?

0
964
[email protected]

Benarkah, Kecanduan Ponsel Bikin Remaja Tak Bahagia ?

Eratekno.com – Sebuah penelitian baru yang menyatakan jika ponsel cerdas membuat generasi anak-anak yang menyedihkan, sebagaimana yang dilaporkan oleh media Daily Mail, Senin 22 Januari 2018.

Anak muda yang berusia 13 sampai 18 tahun yang banyak menghabiskan waktu di ponsel mereka atau bermain game didepan komputer dilaporkan lebih tidak bahagia ketimbang mereka yang membatasi untuk tidak bermain ponsel terlalu lama.

Baca Juga : Rombak News Feed, Facebook Dorong Interaksi Antar Pengguna!

Ilmuwan yang mengemukakan remaja remaja dapat meningkatkan harga diri serta kebahagiaan mereka dengan menghabiskan kurang dari dua jam sehati menggunakan media digital. Hal tersebut mengurangi waktu yang dipakai untuk bermain game komputer, mengirim SMS, melakukan obrolan, dan berada di media sosial.

smartphone
[email protected]

Para periset, dari San Diego State University di California, yang mengungkapkan jika remaja bakal menjalani kehidupan dengan bahagia jika mereka menghabiskan lebih banyak waktu dengan bertemu teman dengan tatap muka dan berolah raga.

Namun untuk era digital, peneliti yang menyatakan jika remaja saat ini lebih banyak menghabiskan waktunya didepan perangkat digital mereka, sehingga terlihat kurang

bahagia daripada mengeluarkan banyak waktu untuk aktivitas non layar, misalnya olah raga, membaja majalah atau koran serta berinteraksi dengan teman atau orang secara langsung.

Baca Juga : Setelah Kantongi Paten, Samsung Gunakan Pemindai Sidik Jari di Layar Galaxy Note 9?

Mereka mengatakan jika waktu yang dihabiskan didepan layar digital yang dapat mendukung ketidakbahagiaan namun bukan sebaliknya.

Meskipun penelitian ini tidak dapat menunjukkan sebab akibat, beberapa penelitian lain menunjukkan bahwa penggunaan media sosial yang lebih banyak menyebabkan ketidakbahagiaan, namun ketidakbahagiaan tidak menyebabkan penggunaan media sosial yang lebih banyak,” ujar penulis utama Profesor Jean Twenge.

Kunci penggunaan media digital dan kebahagiaan adalah penggunaan yang dibatasi. Tidak menghabiskan lebih dari dua jam sehari di media digital, dan mencoba meningkatkan jumlah waktu yang Anda habiskan

untuk bertemu teman-teman secara langsung dan berolahraga adalah dua aktivitas yang dapat diandalkan terkait dengan kebahagiaan yang lebih besar,” tambahnya.

Baca Juga : Wow.. 1000 Lamaran Masuk Sehari Setelah Alibaba Buka Lowongan Untuk Lansia