Awas, Wireless Charging Bisa Sebabkan Baterai iPhone Bocor ?

0
529
[email protected]

Ternyata Fitur ini Sebabkan Baterai iPhone Bocor !

Eratekno.com – Salah satu teknologi anyar (untuk iPhone) yang bakal diusung oleh iPhone 8, iPhone 8 Plus dan iPhone X yakni memungkinan pengisian baterai nirkabel, alias wireles charging. Walau dikatakan praktis sebab dapat mengisi baterai perangkat tanpa harus terhubung ke kabel, namun patut digaris bawahi wireless charging juga dapat membawa efek buruk ke baterai iPhone.

Baca Juga : iPhone SE 2 Meluncur 4 Juli 2018, Harganya Ditaksir Capai Rp 8,5 Jutaan?

Dimana hal tersebut yang dijelaskan oleh seorang pemilik iPhone 8 Plus bernama Adrian Kingsley-Hughes yang mulai curiga jika kinerja dari ponsel tersebut yang semakin lama semakin mengalami penurunan setelah ia mulai menggunakan fitur wireless charger.

hemat-baterai
[email protected]

Adrian yang kemudian memasang aplikasi CoconutBattery agar dapat memantau recharge cycle iPhone 8 Plus miliknya. Recharge cycle merupakan siklus pengisian baterai dari 0 sampai dengan 100 persen dan berlaku kumulatif. Contohnya, pengguna memakai baterai ponsel 75 persen sampai tersisa 25 persen, kemudian mengisi sampai dengan 100 persen pada malam harinya.

Jika keesokan harinya baterai yang digunakan 25 persen, maka bakal dihitung sebagai satu siklus pengisian. Baterai iPhone yang dirancang sehingga mampu menyimpan daya sebesar 80 pesen kapasitas awal dalam 500 kal recharge cycle, yang biasanya hanya dicapai dalam kurun waktu 2 sampai 3 tahun.

Baca Juga : Bocor, Xiaomi Mi 7 Bakal Gunakan Snapdragon 845 dan Layar Mirip iPhone X

Tetapi, dari Coconutbattery tersebut, Adrian yang kedapatan jika iPhone 8 Plus miliknya telah mengalami 135 recharge cycle dalam waktu kurang dari 6 bulan. Sehingga siklus pengisian baterai pun juga semakin lama semakin kerap dilakukan, dengan adanya hal tersebut dapat mengindikasikan baterai bocor alias daya tampung menjadi berkurang. Walaupun sebetulnya terbilang realtif baru.

Adrian yang mengungkapkan diperkirakan penyebabnya karena baterai yang bekerja lebih keras saat diisi secara wireless, daripada dengan dicharge menggunakan kabel. “Saat di-charge dengan kabel, ponsel menyala dengan daya dari kabel hanya ada beban minimal di baterai,” tulis Adrian dalam sebuah artikel di ZDNet,

seperti yang dikutip dari KompasTekno, Selasa (13/3/2018). “Namun, ketika menggunakan wireless charger, daya baterai tetap digunakan untuk menyalakan ponsel, sehingga baterai tidak bisa ‘beristirahat’,” lanjutnya.

Baca Juga : Update Terbaru, Benarkah Pengoperasian Xiaomi Redmi Note 5 Pro Bakal Mirip iPhone X?