Bahaya yang Terjadi Jika WhatsApp Disadap Aparat, Sudah Siap?

0
182
Copyright©Express

Facebook Menolak Sediakan Backdoor di WhatsApp untuk Aparat

Eratekno.com – Ada kabar terbaru yang mengejutkan dari layanan aplikasi pesan instan paling populer didunia yakni WhatsApp. Dimana otoritas negara Amerika Serikat, Inggris dan Australia berharap disediakan akses ‘backdoor’ pada aplikasi tersebut.

Tujuan permintaan tersebut adalah untuk memudahkan investigasi kasus kejahatan. Akan tetapi, jika sampai hal itu terjadi pastinya bisa menimbulkan konsekuensi negatif untuk pengguna maupun pihak WhatsApp itu sendiri.

Baca juga: Awas Jika Terima Pesan WhatsApp Seperti Ini, Berbahaya!

“Sebuah backdoor seperti meninggalkan kunci di balik keset. Sekali seseorang tahu soal itu, siapapun dapat berjalan masuk,” Ujar Profesor Alan Woodward, pakar sekuriti di University of Surrey, dikutip dari laman InetDetik.

Copyright©Express

Artinya, jika sampai ada layanan Backdoor dalam aplikasi WhatsApp tesebut, maka memungkinkan para hacker lebih mudah lagi untuk masuk kedalamnya. Belum lagi kejadian terburuknya para aparat tersebut menyalahgunakan wewenang mengakses pesan tersebut.

Baca juga: Waduh! Ponsel Ini Tak Bisa Lagi Pakai WhatsApp, Punyamu Termasuk?

“Proposal backdoor berulangkali menunjukkan itu tidak bekerja. Tak ada jalan tengah, seandainya penegak hukum dimungkinkan mengakali enkripsi, maka tiap orang bisa,” ujar Amnesty International.

Pemerintah bisa saja menekan pihak Facebook untuk mengubah prosedur keamanan layanan WhatsApp sehingga nanti kata sandinya bisa dengan mudah untuk dipecahkan. Namun hal ini nanti sangat berpotensi dengan adanya kasus pengintaian massal pada aplikasi tersebut.

“Itu tepatnya yang terjadi sebelum Snoweden mengungkapnya dan reaksi dari penyedia layanan adalah menyediakan penyandian menyeluruh sehingga mereka tidak bisa mengungkap kuncinya atau memecah sandi pesan, bahkan meskipun mereka menaati hukum,” lanjut Woodward.

Dengan begini, maka untuk desain WhatsApp pun bakal banyak sekali perubahan untuk memenuhi keinginan dari para aparat tersebut. Tidak mengherankan jika pihak Facebook menolak permintaan tersebut dengan alasan melindungi privasi serta takut jika ditinggalkan oleh para pengguna setianya. Jadi bagaimana menurut kalian? Apakah langkah dari Facebook sudah tepat?

Baca juga: Jarang Diketahui, 5 Trik Rahasia Ini Bikin Kamu Makin Betah Gunakan WhatsApp !