Cambridge Analytica Masih Kantongi Data Pengguna Facebook ! Kok Bisa ?

0
245
[email protected]

Sudah Hapus Data, Cambridge Analytica Ditemukan Masih Simpan Data Pengguna Facebook !

Eratekno.com – Rupanya penyalahgunaan data pengguna Facebook oleh Analytica yang masih belum selesai. Hal tersebut disebabkan adanya laporan baru yang berasal dari Channel 4 News yang menyatakan jika data pengguna Facebook yang berada di badan analisis ini masih sepenuhnya belum dihapus.

Baca Juga : Teknik Baru Ini, Mampu Hentikan Penipuan di Facebook !

Padahal, badan analis Cambridge Analytica yang mengaku telah menghapus data yang dipunya. Hingga kini, badan analis tersebut yang harus menjalani audit oleh pihak ketiga terkait adanya data-data tersebut. Tetapi seperti yang dilansir oleh Business Insider, Kamis (29/3/2018), dimana Channel 4 News yang menjelaskan pihaknya sudah menemukan di dalam Cambridge Analytica terdapat 136 ribu data pengguna yang berasal dari Colorado, Amerika Serikat.

Facebook
[email protected]

Berdasarkan temuan data tersebut yang akhirnya membuat publik yang meragukan pernyataan Cambridge Abalytica yang menyatakan bakal menghapus data-data tersebut. mencuatnya kabar ini, baik untuk Facebook dan Cambridge Analytica yang masih bungkam terkait pernyataan tersebut. salah seorang warga yang berasal dari Colorado yang saat dihubungi oleh Channel 4 News yang mengungkapkan jika dirinya sangat kecewa atas temuan ini.

Baca Juga : Setelah Facebook, Aplikasi India Ini Ketahuan Curi Data Pengguna !

Ia merasa dibohongi dengan cara dimanipulasi oleh orang-orang yang benar-benar tidak peduli, namun lebih memikirkan kepada bisnisnya sendiri. Lepas dari itu, Facebook yang sebelumnya memiliki rencana untuk menghadirkan lebih banyak berita lokal di News Feed. Dimana hal tersebut yang membuat pengguna bakal lebih banyak menerima informasi dari sumber berita lokal mengenai lingkungan tempat tinggal dan juga kota-kota terdekat yang lain.

Berita lokal tersebut prioritas utama bagi Facebook yang telah dilakukan pada awal 2018 di Amerika Serikat (AS). Facebook yang memperluas fitur anyar tersebut ke sejumlah negara-negara yang lain, termasuk di Indonesia.

Berita lokal membantu orang terhubung dengan komunitas terkait dengan isu di lingkungan mereka, sehingga orang bisa melihat berita mengenai topik yang berdampak langsung pada komunitasnya dan juga informasi mengenai apa yang terjadi di lingkungan mereka,” jelas Facebook dalam pernyataan resminya, Rabu (28/3/2018).

Baca Juga : Wajib Tau, Tips Mudah Hindari Pencurian Data di Facebook !