Cegah Hoax! Facebook Malah Tersandung Masalah di Slowakia

0
1193
Facebook
Copyright©Jalantikus

Facebook Terkena Masalah di Slowakia

Eratekno.comFacebook merupakan salah satu layanan jejaring social terbesar di jagat raya dengan jumlah pengguna aktif dan massif. Mereka juga terus berupaya untuk menyempurnakan aplikasi dan layanannya ini agar aman dan nyaman bagi peggunanya.

Dan beberapa waktu ini telah dikabarkan bahwa untuk saat ini Facebook telah melakukan pengujian guna membantu penyaringan dan memilah berita hoax di platform miliknya. Dengan memberikan fitur tersebut, maka akan membantu memilah postingan pengguna dan penerbit sekaligus menentukan berita yang bermutu. Karena kebanyakan sekarang terlintas berita hoax dan tidak bisa mempertanggung jawabkan kebenarannya.

Pengujian terhadap fitur tersebut telah dilaksanakan di berbagai Negara, seperti Sri Lanka, Slowakia, Serbia dan Guatemala. Namun, dengan pemilahan postingan berdasarjan pengguna dan penerbit itu nampaknya telah menimbulkan masalah lain.

Baca Juga : Ssst! Ini Dia Cara Sembunyikan Akun Facebook Dari Mesin Pencarian

Hal ini diketahui dari berita yang dikutip New York Times dengan memberikan kabar bahwa terdapat insiden palsu pada bulan Desember lalu di Slowakia. Dalam berita itu menjelaskan terdapat seorang pria yang berterima kasih kepada seseorang yang telah mengembalikan dompetnya yang hilang.

copyright©facebook

Selain itu, dia juga telah dilaporkan bahwa dia telah memperingatkan adanya serangan teroris yang telah direncanakan dan akhirnya berita tersebut telah beredar luas ke dunia maya. Sehingga, menimbulkan kepanikan public, dan membuat polisi mengeluarkan bantahan untuk pernyataan tersebut.

Bantahan dari seorang polisi tersebut telah ditulis dalam laman akun resmi, tetapi ada yang aneh, lantaran bantahan tersebut tidak bisa ditampilkan pada News Feed para pengguna Facebook di negaranya. Dan malah postingan tersebut masuk dalam berita yang jarang dibaca pengguna sosmed.

Belum lama ini, facebook telah mengumumkan bahwa mereka akan memprioritaskan konten dari teman serta keluarga untuk mengurangi postingan hoax dan mereka juga telah menyatakan bahwa mereka akan mampu mendorong interaksi antar sesame pengguna menjadi lebih bermakna.

Namun, tahun lalu pada November 2016 Facebook telah dituduh membantu penyebaran postingan hoax melalui platformnya di kawasan Rusia.

Baca Juga : Rombak News Feed, Facebook Dorong Interaksi Antar Pengguna!