Demi Cegah Video Kontroversi, YouTube Umumkan Divisi Intelligence Desk!

0
374
Copyright©Jalantikus

YouTube Intelligence Desk, Divisi Baru Penyaring Video Kontroversial

Eratekno.com – Baru-baru ini YouTube mengumumkan kehadiran divisi baru bernama Intellihgence Desk. Divisi ini berfungsi untuk membantu menemukan kontroversial dan kurang pantas lebih awal sebelum video tersebut menjadi masalah untuk pengiklan.

Devisi ini akan mengandalkan konsultan pihak ketiga, situs media sosial, umpan balik pengguna dan data Google untuk membantu menemukan video yang di nilai terlalu kontroversial untuk pengiklan dan pelanggan YouTube. Video ini akan di hapus sebelum iklan di sematkan.

Seperti di ketahui belum lama ini YouTube juga menghadapi masalah dengan memungkinkan video yang di unggah ekstrimis mendapatkan iklan dari perusahaan besar. Hal ini menimbulkan kesan seolah perusahaan tersebut mendukung agenda radikal dan mengakibatkan kontroversi yang tidak di inginkan bagi bisnis.

Baca juga: YouTube di Android Bakal Punya “Night Mode”!

Dalam upayanya untuk mendapatkan kembali dukungan dari pengiklan, YouTube pada minggu lalu mengumumkan bagi kreator konetn yang ingin di bayar dari video harus mememuhi syarat dan criteria pengukuran tertentu terkait pemirsa

Kreator konten juga harus menyiarkan video mereka selama lebih dari empat ribu jam dari total waktu penyiaran dalam kurun waktu selama lebih dari 12 bulan dan setidaknya memiliki jumlah pelanggan sebanyak 10 ribu pelanggan.

Sebelumnya, pihak YouTube mengungkapkan tanggapannya bahwa uang merupakan sumber masalah mereka. YouTube mengumumkan perubahan yang akan memengaruhi bagaimana pemilik sebuah chanel bisa mendapatkan uang dari video yang mereka unggah.

YouTube
[email protected]

Baca juga: Yuk Simak, Begini Cara Live Streaming di YouTube!

YouTube akan memanfaatkan manuia untuk melakukan moderasi dan menambahkan berbagai alat baru untuk memastikan iklan para pengiklan tidak tampil di video yang bermasalah misalnya video yang mengandung ujuran kebencian, eksploitas terhadap anak di bawah umur dan konten video yang tidak pantas untuk di tampilkan lainnya.

Perubahan yang di hadirkan oleh YouTube tersebut merupakan dampak dari konten video yang di buat oleh YouTuber bernama Logan Paul beberapa waktu yang lalu.

Video Logan Paul tersebut memicu banyak protes keras dari berbagai lapisan masyarakat karena menampilkan jenazah dari korban bunuh diri di wilayah Jepang. Karena hal itu YouTube pun sudah memberikan tindakan tegas kepada Logan Paul.

      Baca juga Resmi, Syarat Dapat Uang dari YouTube Semakin Berat!