Dengan Segudang Fitur Unggulan dan Jaminan Keamana, Aplikasi Ini Siap Bunuh WhatsApp !

0
139
Copyright©Bandung Kita

Aplikasi Pesaing WhatsApp Yang Punya Fitur Canggih dan Lebih Aman

Eratekno.comSebelum akhirnya di akusisi oleh Facebook beberapa tahun lalu, WhatsApp sendiri diketahui didirikan oleh Brian Acton dan Jan Koum. Namun kedua pendiri aplikasi chatting ini memutuskan keluar dari Facebook lantaran merasa banyak dikecewakan.

Acton sendiri lalu bergabung dengan layanan sejenis yang bernama Signal dan kini aplikasi chatting itu makin besar dan berpotensi jadi ancaman serius bagi WhatsApp. Bahkan Acton tak hanya sekedar bergabung tapi juga memberikan dana USD 5j0 juta pada Signal agar layanan ini cepat melesat dan ia menjadi Executive Chaiman di Signal Foundation.

Untuk di ketahui, WhatsApp sendiri memakai protocol open source milik Signal untuk melakukan enkripsi end to end sehingga pesan hanya bisa dibaca oleh pengirim dan penerimanya. Dengan bergabungnya Action berdampak besar pada Signal, baik dengan dana, pengalaman dan keahliannya.

Baca juga : Tantang WhatsApp, Aplikasi Chatting Asli Indonesia Hadir dengan Beragam Fitur Canggih, Mau Coba?

Moxie Marlinspike selaku pendiri Signal pun meyakini sudah saatnya Signal menjadi semakin mainsteram, kian banyak digunakan orang. Signal Foundation dulu cuma punya 3 pegawai, sekarang sudah 20 orang. Fitur-fiturnya pun makin lengkap, di samping reputasi sebagai salah satu layanan messaging yang dianggap paling aman.

Beragam fitur sinyal seperti dukungan untuk iPad, video yang bisa terhapus sendiri setelah dilihat, sampai stiker custom yang bisa didownload.

Copyright©Dailysocial

Fitur semacam ini mungkin tak terlalu menarik, tapi Acton memandangnya perlu untuk menarik kalangan umum yang ingin Signal punya banyak fungsi seperti WhatsApp tanpa mengabaikan soal keamanan.

Baca juga : Perbandingan WhatsApp Vs Telegram, Lebih Canggih Mana?

“Jadi, Signal bukan cuma untuk peneliti sekuriti paranoid, tapi juga untuk massa. Sesuatu untuk setiap orang di dunia,” sebut Acton, dikutip dari Wired.

Tak hanya itu saja, Acton juga tak menyembunyikan ambisi agar Signal bisa meraksasa. Pengalaman yang di milikinya membesarkan WhatsApp tentu saja membantu mencapai keinginan tersebut.

“Saya ingin Signal bisa mencapai miliaran pengguna. Saya tahu apa yang dibutuhkan untuk melakukannya, saya sudah pernah mencapainya. Saya ingin itu terjadi dalam lima tahun ke depan atau kurang,” cetus Acton.

Gimana tertarik beralih?

Baca juga : WhatsApp Jawab Keresahan Pengguna Soal Keamanan Lewat Layanan Ini, Jadi Lebih Aman?