Di Tahun 2018, Diperkirakan Munculnya Malware Yang Lebih Ganas !

0
370
malware
[email protected]

Tahun 2018, Malware Lebih Ganas Diprediksi Bakal Muncul !

Eratekno.com – Pakar keamanan siber Pratama Persadha yang telah memberikan peringatan bahwa bakal ada serangan siber yang lebih masif berpotendi terjadi di tahun 2018.

Menurutnya, malware tersebut semacam Wannacry yang diperkirakan besar akan hadir kembali pada tahun depan.

Baca Juga : Cek di Sini, 4 Ciri Browser Kamu Terjangkit Virus Malware !

Wannacry dan NoPetya hanya dua dari ribuan ransomware yang tercuri dari CIA. Kita tak pernah tahu kapan dan dimana ransomware lainnya akan mereka deploy,”

ungkap chairman lembaga riset keamanan siber CISSReC (Communication and Information System Security Research Center) dala rilis resmi.

antivirus
[email protected]

Ia menyatakan jika malware di tahun 2018 diperkirakan akan lebih aktif menyerang perangkat mobile. Hal tersebut terungkap melalui bocoran dari Wikileaks.

Ransomware yang akan massif menyerang ke depan diperkirakan juga sudah bisa menginfeksi smartphone android, juga iOS pada iPhone.

Dari bocoran wikileaks bahkan malware semacam itu memang sudah dikembangkan oleh CIA, sehingga negara memang sudah sepatutnya waspada,” jelasnya.

Lelaki yang pernah menduduki jabatan sebagai ketua tim IT kepresidenan tersebut, menyampaikan agar pemerintah selalu melakukan prosedur yang tepat guna menghalau malware agar tidak mudah menyerang isfrastruktur strategis tanah air.

Baca Juga : Belum Tahu? Begini Cara Memastikan Website Sedang Down dan Up!

Namun secara khusus, ia juga meminta agar Badan Siber dan Sandi Negara dengan cepat agar difungsikan. Dengan begitu, langkah tersebut dilansir bisa menjadi salah satu solusi untuk menangkal serangan siber yang dapat mengancam kedaulatan negara.

Dengan adanya Badan Siber dan Sandi Negara, seharusnya SOP menghadapi serangan ransomware seperti wannacry bisa dengan mudah dilaksanakan dan disosialisasikan,” tutupnya.

Ancaman siber yang mengancam bangsa Indonesia tersebut memang terbilang meningkat dari tahun ke tahun. Data Indonesia Security Incident Response Team on Internet

Infrastructure/Coordinator Center (Id-SIRTII/CC) pada November 2017, yang telah mencatat bahwa terdapat 205.502.159 serangan siber yang menyerang Indonesia.

Dengan begitu seluruh masyarakt, pengguna akses internet diharapkan agar lebih berhati-hati demi keamanan bersama.

Baca Juga : Awas! Trojan Baru Ini Menyerang Aplikasi Online Banking