Dinilai Mengganggu, Xiaomi Bakal Kurangi Iklan Yang Muncul di Ponselnya!

0
183
Copyright©kameradigital.co.id

Xiaomi Akan Hilangkan Iklan Mengganggu dan Tidak Pantas

Eratekno.com – Seperti yang diketahui bersama, bahwa Xiaomi merupakan produsen Smartphone dari Tiongkok yang dikenal sering menghadirkan jajaran perangkat baru dengan spesifikasi memukau dan harga terjangkau. Ponsel-ponsel yang dihadirkan oleh vendor ini sendiri menggunakan antarmuka MIUI dengan membawa sejumlah iklan di dalamnya. Dimana iklan ini sengaja diselipkan ke sebuah sistem bernama ‘MIUI System Ads’ (MSA).

Baca Juga : Rekomendasi Smartphone Android Xiaomi Kekinian yang Laris Dipasaran!

Membahas tentang iklan di dalam antarmuka dan aplikasi bawaan tersebut, baru-baru ini sejumlah pengguna alias Mi Fans mulai banyak yang mengeluhkan kehadiran iklan karena dinilai mengganggu dan sering muncul. Dan menanggapi hal ini, CEO Xiaomi, Lei Jun sendiri mengucapkan janji, bahwa pihaknya akan segera mengurangi kemunculan iklan di dalam MIUI.

Lei Jun sendiri juga tengah berdiskusi dengan tim MIUI untuk meningkatkan user experience, termasuk dengan mengurangi iklan yang mengganggu dan tidak pantas dalam ponsel-nya tersebut melalui pembaruan MIUI 11 yang segera diluncurkan. Ia pun juga menunjukkan beberapa fitur yang dihadirkan dalam update MIUI tersebut dalam jejaring sosial Weibo. Adapun fitur-fitur yang dimaksud ini meliputi ‘recycle bin’ lokal ketika pengguna menghapus foto, ‘mode daya ultra-low’ serta kaca pembesar.

Software antarmuka MIUI 11.
Copyright©Xiaomi

Meskipun diketahui Xiaomi akan mengurangi kemunculan iklan dalam sistem MIUI dan aplikasi, namun ini bukan berarti sang perusahaan akan menghilangkan sepenuhnya iklan tersebut dari dalam Smartphone miliknya. Hal ini dikarenakan iklan yang memang sengaja dihadirkan dalam MIUI ini menjadi sumber pemasukan dari sang perusahaan, khususnya Xiaomi, sehingga tidak mungkin jika pihaknya akan menghilangkan iklan sepenuhnya.

Karena pendapatan mereka bergantung dari layanan internet dan iklan, di tahun 2018 lalu, mampu mendapatkan pemasukan dari layanan internet mencapai 16 miliar Yuan atau setara dengan Rp 33,8 triliun. Sedangkan untuk pendapatan dari iklan bisa mencapai 10,1 miliar Yuan atau Rp 21,4 triliun, dan tumbuh 79% dari tahun sebelumnya.

Selain itu, sekedar informasi saja, bahwa Xiaomi juga mengungkapkan enam fitur baru yang kerap diminta oleh para pengguna, seperti dukungan merekam percakapan melalui WeCHat/QQ, notifikasi baru dengan filter khusus, dan masih banyak lagi. Sementara untuk pembuktian janji CEO Xiaomi ini, sebaiknya kita tunggu informasi terbaru selanjutnya.

Baca Juga : Xiaomi Mi 9 SE Hadir Dalam Edisi Terbatas Brown Bear yang Menggemaskan!