Diretas, Facebook Terancam Dapat Denda Miliaran Dolar!

0
75
Copyright©Dhaka tribun

Jika Terbukti Bersalah, Facebook Terancam Denda Dari Uni Eropa

Eratekno.com – Terkait kasus peretasan sekitar 50 juta data pengguna, maka perusahaan Facebook terancam bakal kena denda sebesar USD 163 Miliar dari Lembaga Pengawasan Kerahasiaan Keamanan nantinya.

Apabila memang peretasan data pengguna Facebook itu benar, maka pihak Facebook dianggap sudah melanggar undang-undang baru Eropa yang membahas tentang kerahasiaan sebuah data.

Baca juga:  Curiga Sama Pacar? Coba Aplikasi Sadap Whatsapp Berikut ini

Ireland DPC yang merupakan komisi perlindungan data di Irlandia mengatakan, jika mereka meminta informasi lebih banyak dari Facebook tentang penyebab serta skala peretasan yang diberitakan, didalamnya turut serta berapa banyak warga UE pengguna Facebook yang terdampak dari kasus ini.

Copyright©Dhaka tribun

Pada hari Minggu (30/09/18) kemarin, juru bicara Facebook mengatakan jika mereka bakal merespon berbagai pertanyaan yang diajukan oleh Ireland DPC tersebut, serta mereka bakal memberitahukan mengenai perkembangan pada regulator.

Baca juga: Daftar Aplikasi Browser Android Terbaik di Play Store, Bisa Hemat Kuota

Mark Zuckerberg selaku SEO dari Facebook mengatakan, jika saat ini pihaknya sedang mencari rincian tentang peretasan itu dan juga seberapa besar dampak yang ditimbulkan.

Dikutip dari laman Antaranews, jika kini benua Eropa baru saja memberlakukan sebuah undang-undang baru mengenai perlindungan data, General Data Protection Regulation (GDPR). Hal ini mereka lakukan setelah beberapa waktu pihak Facebook mengalami kebocoran data oleh Cambridege Analytica.

Dalam peraturan yang ada didalam GDPR, sebuah perusahaan yang tak bisa menjaga kerahasiaan data pengguna mereka bakal dikenakan dengan maksium 23 Dolar atau 4 persen dari pendapatan tahunan perusahaan Facebook tersebut dari tahun sebelumnya.

Nah jika memang Facebook terbukti bersalah, maka mereka bersiap untuk mendapatkan dengan maksimum mencapai angka USD 1,63 Miliar. Dan GDPR mengharuskan perusahaan untuk memebri tahu regulator tentang peretasan tersebut dalam batas waktu 72 jam.

Baca juga: Waduh, Puluhan Juta Akun Facebook Dibobol, Cek Punyamu!