Facebook Messenger untuk Anak Diminta Ditutup, Kenapa?

0
367
Messenger Kids
copyright©VenturaBeat

Alasan Mengapa Facebook Diminta Tutup Messenger Kids!

Eratekno.com – Masalah ketergantungan terhadap gadget dan media sosial pada anak masih menjadi perhatian khusus di Silicon Valley. Sekumpulan organisasi yang mengampanyekan Comercial-Free Childhood di Amerika Serikat (AS) turut menyoroti isu ini.

Lewat surat terbuka tertanggal 30 Januari 2018, mereka meminta Facebook untuk menutup platform Messenger Kids. Alasan utama dari tuntutan ini adalah efek negative terhadap pengembangan mental dan kesehatan anak.

Dalam isi surat yang di alamatkan kepada CEO Facebook, Mark Zuckerberg, kelompok itu mengklaim jika Messenger Kids akan merusak perkembangan kesehatan mental anak-anak.

Baca juga: Inilah Pendapatan Facebook di 2017, Naik atau Turun ?

Anak-anak di katakana dalam surat di anggap belum dewasa untuk memahami arti privasi. Mereka juga di anggap belum bijak memilah mana yang pantas dan tidak untuk di bagikan ke publik secara online.

Kelompok itu menilai bahkan orang dewasa sendiri masih sulit mengatasi kesalahpahaman dan konflik ekosistem online, apalagi anak-anak. Karena itulah mereka merasa anak-anak seharusnya belum boleh memiliki akun media sosial.

Messenger Kids di nilai meningkatkan ketergantungan anak terhadap smartphone. Dari data yang di jabarkan, anak-anak dan remaja di laporkan mengalami kesulitan mengontrol penggunaan media sosial. Sebanyak 78% dari mereka mengecek ponsel menimal setiap satu saja dan 50 persen lainnya merasa memiliki ketergantungan kepada ponsel mereka.

“Mendorong anak-anak untuk berteman secara online akan mengganggu dan mengubah interaksi tatap muka serta bermain yang sangat penting untuk membangun keterampilan perkembangan yang sehat”, begitu kutipan surat terbuka untuk Zuckerberg.

Messenger Kids
copyright©Facebook

Baca juga: Facebook Blokir Semua Iklan Tentang Bitcoin

Ketergantungan media sosial di anggap mendestruksi kemampuan membaca emosi manusia, menghambat kebahagian dan keterlibatan fisik di dunia nyata. Anak-anak perempuan umur 10-12 tahun juga memiliki kecenderungan terobsesi dengan bentuk tubuh ideal yang memicu mereka untuk melakukan diet usia dini.

Sementara itu melalui perwakilannya, Antigone Davis, Facebook urung mengabulkan permintaan tersebut.

“Kami membuat Messenger Kids dengan komite penasihat ahli parenting dan perkembangan, melibatkan keluarga mereka sendiri dan bekerjasama dengan asosiasi naional orangtua dan guru (National PTA)”, jelas Davis dilansir dari Washington Post, Rabu (31/1/2018).

Facebook juga menegaskan jika Messenger Kids tidak menyertakan ikaln dan tidak memberikan informasi tentang anak kepada pengiklan.

       Baca juga Terus Berbenah, News Feed Facebook Bakal Prioritaskan Berita Lokal