Facebook Uji Coba Tombol “Downvote”, Apa Fungsinya?

0
8379
Facebook
copyright©Facebook

Tombol Downvote Tengah Di Uji Facebook Untuk Laporkan Komentar Tak Pantas!

Eratekno.com – Di tahun 2018 ini media sosial paling populer Facebook nampaknya terus berbenah agar platform miliknya lebih relevan untuk para penggunanya. Seperti baru-baru ini Facebook tengah melakukan uji coba pada fitur barunya bernama downvote.

Jika di lihat dari namanya, banyak yang mengira bahwa fitur ini memiliki fungsi yang sama dengan dislike. Tapi nyatanya, tombol ini berfungsi untuk melaporkan komentar tak pantas di Facebook.

Pada tombol tersebut, ada beberapa kondisi yang di laporkan pengguna sebagai konten yang tidak pantas. Antara kata-kata berbau menyerang, menyesatkan, tidak sesuai topic dan penyebaran berita hoax.

Sebenarnya fitur untuk melaporkan serta menyembunyikan komentar tidak pantas sudah ada di facebook. Hanya saja, letaknya masih tersembunyi sehingga dengan adanya tombol downvote pengguna dapat melaporkan komentar miring dengan lebih mudah.

Baca juga: Inilah Pendapatan Facebook di 2017, Naik atau Turun ?

Uji coba fitur downvote di lakukan Facebook pada sejumlah pengguna Facebook Android di kawasan Amerika Serikat. Kendati demikian, tidak semua warga Amerika pengguna Android dapat menikmati fitur ini. facebook memberikan penyaringan lain pada aplikasi berbahasa Inggris. .

copyright©Twitter

Menurut keterangan Facebook, fitur ini akan dimunculkan untuk komentar yang tertera pada halaman Fanspage.

Sedangkan untuk Group fitur ini di pastikan tidak ada. Kemunculan tombol downvote ini di lakukan Facebook untuk memunculkan interaksi yang berkualitas antar penggunanya. Sebelumnya Mark Zuckerberh mengumukan akan mengubah algoritma Facebook agar memunculkan postingan dari orang terdekat.

Baca juga: Facebook Messenger untuk Anak Diminta Ditutup, Kenapa?

copyright©Twitter

Di lansir dari TechCrunch pada JUmat (9/2/2018), atas pernyataan tersebut Facebook mengalami penurunan pengguna aktif hingga angka 700.000. penurunan ini tercatat sebagai yang paling signifikan sepanjang sejarah.

Di banding downvote, pengguna Facebook sebenarnya lebih menginginkan tombol dislike. Tapi keinginan itu di tentang oleh CEO Facebook karena mengubah fungsi Facebook dari media sosial menjadi layaknya forum online.

“Kami tidak ingin hanya membangun tombol dislike karena kami tidak ingin mengubah Facebook menjadi forum, di mana orang memilih naik atau turun di pos orang, ” ujar Zuckerberg.

Sebagai gantinya, Facebook memberikan fitur dislike pada apliasi Messenger sebagai ekspresi tidak setuju. Tidak seperti diskusi pada Fanspage atau Group, percakapan pada Messenger bersifat lebih privat sehingga masih bisa di tolerir. Sementera untuk kolom komentar, Facebook sudah melengkapi dengan pilihan reaksi meliputi suka, love, sedih, tertawa, kagum dan marah.

    Baca juga Facebook Akan Deteksi Status Sosial Ekonomi Penggunanya?