Foto Yang Kamu Kirim Via WhatsApp Bisa Diedit Hacker, Begini Lho Cara Mencegahnya !

0
275
Copyright©Daily Express

Hacker Bisa Editi Foto Yang Dikirim Via WhatsApp, Ini Dia Cara Mencegahnya !

Eratekno.comBeberapa waktu belakangan ini celah keamanan terhadap aplikasi perpesanan tengah jadi sorotan. Di antaranya adalah WhatsApp dan Telegram.

Padahal dua aplikasi ini sendiri telah menggunakan sistem enkripsi sebagai tameng keamanan data. Tapi hal itu bukan berarti data yang di terima atau dikirim aman dari peretasan.

Periset dari Symantec baru-baru ini mengungkap potensi serangan malware yang bisa menyusup ke perpesanan WhatsApp dan Telegram. Melalui celah keamanan ini, hacker bisa iseng mengedit data multimedia yakni gambar dan audio.

Dengan demikian, gambar yang dikirim tidak akan sama dengan gambar yang di terima meski datanya sama. contohnya saja, gambar wajah yang diganti dengan wajah lain atau pengubahan angka dibukti pembayaran dan masih banyak lagi lainnya.

Baca juga : Bisa Jadi Alternatif, Inilah Aplikasi Chating Andalan Saat WhatsApp Down!

Symantec mengatakan malware ini masuk melalui ruang penyimpanan eksternal. Saat data disimpan di penyimpanan eksternal, aplikasi lain bisa mengakses dan memanipulasi data tersebut.

Di WhatsApp sendiri diketaui data akan disimpan di penyimpanan eksternal ketika diunduh, begitu juga dengan Telegram ketika fitur “Save to Gallery” diaktifkan. Di lansir dari Cnet pada Selasa, 16 Juli 2019, pihak WhatsApp akan menidakkan lanjuti temuan Symantec tersebut.

Copyright©AnakTeknik

“WhatsApp telah melihat masalah tersebut dan pertanyaan yang sama tentang dampak penyimpanan perangkat mobile di ekosistem aplikasi,” jelas perwakilan WhatsApp. Mereka mengatakan akan memberikan pembaruan software untuk ponsel Android nantinya. Sedangkan Telegram belum menanggapi hal tersebut.

Baca juga : Waduh! Malware FinSpy Intai Pengguna WhatsApp, Apa Bahayanya?

Tapi jangan khawatir sembari menunggu tindakan dari kedua aplikasi ini, kamu bisa mencegah malware ini menginfeksi ponselmu.

Di WhatsApp caranya dengan pergi ke menu Setting, lalu non-aktifkan pengunduhan otomatis media. Namun menurut WhatsApp, settings tersebut bisa berdampak pada pembatasan gambar yang dibagikan.

Sementara itu selain menemukan celah keamanan, Symantex juga menemukan aplikasi tiruan WhatsApp di Google Play Store. aplikasi itu bernama Whatsgram yang merupakan aplikasi tiruan WhatsApp yang mengarahkan pengguna ke situs web berbahaya dan penipuan.

Symantec sendiri menyebut bahwa mereka telah memblokir 1.200 aplikasi terkait pengembang tersebut sejak Januari hingga Mei lalu.

Baca juga : Berikut Ini Cara Cegah Malware Agent Smith Yang Nyamar Jadi WhatsApp di Smartphone Android !