Google Kembangkan Kecerdasan Buatan Prediksi Kematian!

0
1820
Kecerdasan Buatan
copyright©Liputan6

Kecerdasan Buatan Google Akan Bisa Prediksi Kematian

Eratekno.com – Kemampuan kecerdasan buatan tak bisa di pungkiri terus betambah seiring perkembangan teknologi. Seperti baru-baru ini yang di lakukan oleh divis kecerdasan buatan Google, DeepMind.

Menurut laporan terbaru, DeepMind kini sedang mengupayakan agar program kecerdasan besutannya memiliki kemampuan untuk memprediksi kematian seseorang.

Jaid dengan kecerdasan buatan ini dapat membantu para petugas medis untuk menentukan kondisi seseorang. Di lansir dari The Next Web pada Jumat (2/3/2018), kecerdasan buatan besutan DeepMind ini akan di isi dengan rekam medis dari 700 ribu veteran asal Amerika Serikat. Dengan cara ini, sistem akan mempelajari dan memprediksi kondisi pasien, termasuk jika ada kemungkinan meninggal.

Baca juga: Makin Kekinian, Google Assistant Bakal Kembangkan Fitur AI ?

Sistem ini di sebut bisa membantu tugas perawat dan dokter yang biasa mengawasi pasien. Biasanya, perawat dan dokter bertugas mengawasi setiap pasiesn yang sedang di rawat. Akan tetapi, pengawasan itu biasanya tak dapat di lakukan sekaligus dan kadang masih mengandalkan sensor atau alat di pasein.

Kecerdasan Buatan
Copyright©Geneloka

Oleh sebab itu, jika DeepMind dapat mengerjakan kecerdasan buatan mengatasi kondisi ini, bukan tidak mungkin fungsi pengawasan dapat di gantikan oleh kecerdasan buatan. Terlebih lagi, pengawasan ini dapat di lakukan sepanjang waktu menginta komputer tak membutuhkan waktu istirahat.

Tak hanya itu saja, penggunaan sistem semacam ini juga dapat mengurangi kasus human error dalam penenganan medis. Sebagai langkah awal, divisi Google satu ini akan berfokus pada penyakit Acute Kidney Injury (AKI). Bukan hanya karena penyakit itu cukup sulit di prediksi, penyakit AKI juga dapat menyerang orang di segala usia.

Baca juga: Wajib Tahu! Ini Dia Daftar Smartphone Android yang Sudah Disertifikasi Google

Nah, apabila pengembangan kecerdasan buatan DeepMind ini benar-benar berhasil, bukan tidak mungkin dapat mengubah bidang kesehatan secara menyeluruh. Pasalnya , dengan sistem tersebut masalah kesehatan yang di derita pasien dapat di atasi lebih awal.

Sementera itu peneliti dari Google dan anak perusahaanya di bidang kesehatan, Verily juga berhasil menemukan cara untuk mengetahui seseorang berisiko penyakit jantung. Mereka memanfaatkan penggunaan kecerdasan buatan.

Dikutip dari The Verge, keduanya memanfaatkan software berbekal machine learning untuk menganalisis mata seseorang. Software itu diklaim akurat untuk mengumpulkan data seseorang, mulai dari umur, tekanan darah, termasuk kebiasannya merokok. Secara motede, software ini menjadi alternative baru bagi dokter untuk menganalisa seseroang.

Meski begitu, metode ini masih perlu di uji lebih lanjut sebelum benar-benar di terapkan dalam keperluan medis.

     Baca juga Google Akan Tambah Bahasa dan Fitur Ke Google Assistant, Apa Saja?